Selasa, September 23, 2008

Buruk Sangka

Buruk sangka sifat bawaan manusia? iyakah? entah manusia yang lain tapi yang pasti sifat bawaan pemilik blog ini. Kadang tidak kenal waktu dan tempat muncul saat tidak diduga duga. Mudah mudahan hanya dalam pikiran saja, tidak sampai terkatakan dengan lisan. Sifat bawaan ini memang musti diimbangi dengan kontrol lisan yang baik. Kalau tidak wuiss...bisa runyam. Ada bagusnya punya sifat ini, jadi lebih waspada, sedikit curiga, seperti kucing liar yang merespon setiap gerakan kecil tangan kita padahal hanya sekedar menggaruk kepala.

Buruk sangka dalam arti postif waspada bisa jadi modal bagus untuk terus bertahan hidup. Kalau kelebihan,...ya agak merepotkan.Apalagi kalau setiap buruk sangka dalam pikiran kita terkatakan dengan lisan atau dalam pikiran seperti di sinetron indonesia ditambah ekspresi suram walaupun bibir terkatup rapat pemirsa di depan tv bisa mendengar apa yang kita pikirkan. Untungnya pemirsa di depan tv dan adegan tv berbeda alam, repot kan kalau alur pikiran si buruk sangka tadi dikonfirmasi.

Cerita satu

Contoh kecil buruk sangka si empunya blog ini. Dalam perjalanan dari Bandara Cengkareng ke Bandung dengan kendaraan travel saya kehilangan hp. HP lama sejak 2004, saat mendekati subuh dan hendak mengabarkan pada orangtua sebentar lagi masuk Bandung merogoh saku jaket ternyata HP hilang. Blam...Sebagai seorang yang belum pernah kehilangan hp cukup membuat kaget, karena saya tidak pernah mencoba mengingat nomor nomor telpon di address book hp saya.

Di dalam mobil saat itu hanya saya seorang supir, seorang bapak dan istrinya juga seorang anak kecil. Otomatis pikiran busuk ini menjadikannya sebagai tersangka, lalu cepat cepat dihapus lagi. Kayaknya ngga mungkin orang tadi tutur bicaranya halus, datang dari jauh, ada anak kecil,rasanya cukup merepotkan dan sempet sempetnya kalo ngambil. Kemungkinan lainnya hp jatuh di bandara, kayaknya ngga mungkin sebelum menuju mobil hp masih ditangan dan menanyakan posisi mobil ravel dimana. Kemungkinan ketiga pak supir? kayaknya lebih nggak mungkin lagi sedari tadi sibuk di depan. Kemungkinan keempat tadi sewaktu rehat di tol saat semua orang turun saya tidur di mobil, sempat juga mendengar suara pintu buka tutup berkali kali. Hmmm jangan jangan ada orang lain yang masuk dan sempet ambil hp, tapi masak sih ini kan hp butut tahun 2004. Masih ada yang doyan? apes aja kalo ambil hp ini dosanya sama harga nggak seberapa.

Tarik nafas sejenak, sambil membuang berbagai pikiran busuk jauh jauh. Mungkin jatuh di mobil ini juga. Lihat kebawah dekat kaki nihil...Mungkin terjatuh dan hp terseret kebawah jok...raba raba..nihil. Mungkin jatuh kebawah lalu hp terseret kedepan karene ketendang atau saat mobil mengerem. raba raba raba...ada. Alhamdulillah ternyata belum waktunya hilang. Terbayang kalau saja semua alur pikiran saya tadi terkatakan dengan lisan, saat semua orang jadi tersangka. Dan yang paling busuk justru kemungkinan hp jatuh di mobil justru terpikirkan di saat saat akhir. Sudah waktunya untuk merubah default setting kepala.

Cerita dua
saat berboncengan dengan istri naik sepeda motor. Tiba tiba sepeda motor sedikit oleng. Duduknya diem dong!!! sambil sedikit menoleh kebelakang. Diem kok dari tadi juga, hmmm...Liat ke ban belakang wuih.....kempes. Setingan kepala besar ini kenapa ya kok selalu mencari tersangka hehehe, apa ada hubungannya dengan garis keturunan keluarga yang banyak jaksa? Nah itu juga salah satu pola pikir mencari tersangka, menyalahkan garis keturunan hihihi, ayo mulai rubah setingan.

Cerita tiga...
Mindahin buku di atas meja kecil nggak tadi? ups...ada di dalem tas...Aduh masih belum berubah juga setingannya.

Cerita empat
Kayaknya masing masing pembaca tulisan ini juga punya pengalaman sendiri ya soal buruk sangka ini... Tuh kan masih belum berubah setingan kepalanya dengan beranggapan orang lain pun punya setingan pikiran yang diagonal. Astagfirullah, susah ya berubah itu.





Sabtu, Agustus 23, 2008

sms yang aneh

sms yang aneh diterima puku 06:52 waktu Indoesia Tengah

BCA
Disc 10% WINE di THE PEAK CONNOISSEURS Lobby Graha Equinox, Golden Lake Rest & Hotel Aston Tropicana Bdg, dg Kartu kredit BCA. Info 4228888, syarat dan ketentuan berlaku.

apa yang aneh?
Aneh karena sebagai pengguna kartu kredit BCA rasanya saya tidak pernah men'ceklist' option untuk ikut pesan promo lewat HP. Lain halnya kalau saya baca iklan di koran atau nonton di tv.

Kalaupun saya menceklist option setuju dikirimi pesan iklan konten sms iklan ini pun lucu. Sebagai bank besar tentunya punya data nasabah, walaupun mungkin tidak sampai hobby atau minatnya apa tentunya data agama ada disana kan. Google mail saja bisa menampilkan iklan yang kontekstual dengan konten e-mail kita. Dan harusnya pihak bank ini juga tahu dari data agama user, saya nggak nge'wine'. Lain halnya kalau saya baca di koran atau nonton di tv yang ditujukan khalayak ramai.

Teman kerja saya di Bali pun tentunya tidak akan berkata "Pri makan babi guling di kedewatan yuk". Atau mungkin nge'wine' sudah jadi kelaziman ya buat muslim jaman sekarang? Ya silakan saya nggak ikut ikut. It is ok to say no.




Mas Agnes

Mas Agnes

Honda Vario pink dikendarai seorang 'mbak' yang juga berhelm pink. Sayangnya tasnya tidak berwarna pink juga, tapi tas silver yang bentuknya cukup 'nggak'.
Untuk mbak mbak yang bersepeda motor saya sarankan pilih tas yang kasual aja deh. Jangan tas aneh yang tidak nyaman dipakai dan juga kurang nyaman dilihat.

Kita sepakati saja mbak ini kita namai mbak Agnes, walaupun rupanya tidak seperti Agnes Monica model klan sepeda motor ini. Mbak Agnes pasang lampu sen kiri di jalan raya Payangan Gianyar Bali, kota kecamatan utara Ubud yang sekarang sering masuk tv karena katanya telah dijangkau sinyal salah satu operator seluler baru . Payangan sebagai kota kecamatan sebenarnya sama dengan Ubud yang juga kota kecamatan ,tapi kalah populer sehingga hotel hotel yang ada di Payangan pun mengklaim dirinya berada di Ubud, Alila ubud, Como Sambhala Ubud, padahal lebih tepatnya Payangan. Ternyata mbak Agnes sama sama mampir di pom bensin, berada dua antrian di depan honda supra x 125 merah saya. Diantaranya ada honda kharisma biru silver yang bodinya mulai acak acakan.

Mbak Ages menepikan motornya di pom bensin, mematikan mesinnya. Memindahkan posisi tas silver bertali pendek yang menggantung di bahunya ke arah depan. Membuka tangki bensinnya sambil berpindah posisi. Mengisi bensin seharga 15 ribu sambil melihat pemandangan sekitar. Mengembalikan kembali posisi jok dan menutup tangki bensinya. Lalu duduk kembali di posisi semula. Membuka resleting tasnya, mengeluarkan dompet warna coklat, menutup resleting tasnya. Lalu membuka resleting dompetnya, mengeluarkan selembar lima puluh ribu rupiah. Petugas pom bensin dengan cukup sigap mengembalikan 3 lembar sepuluh ribuan dan satu lembar 5 ribu rupiah.

Mbak Agnes menerima uang kembalian dengan santai, menghitung lembar demi lembar. Setelah cocok dihitung lalu dimasukan kembali ke dompet yang masih dipegangnya, membuka kembali resleting dompetnya memasukan uang kembalian. Lalu setelah semuanya tertutup membuka kembali resleting tasnya lalu memasukan dompetnya ke dalam tasnya.
Selesai? belum. Sebelum menyalakan kembali mesinnya menyempatkan diri melihat kaca spion untuk mengecek rambutnya? yang sudah jelas jelas tertutup helm. Mbak Agnes pun pergi dengan varionya.

Sempat sempatnya memperhatikan mbak Agnes? Barangkali aja blog ini dibaca juga pengendara motor seperti mbak Agnes. Kalau mbak Agnes baca blog ini ini saran saya buat mbak Agnes. Siapkan uang sebelum isi bensin, dari rumah saat bensin tinggal 1 bar. Uang dari dompet biasanya sudah saya keluarkan, kalo ada uang pas lebih bagus. Kalaupun tidak disiapkan dari jalan, ada waktu saat antri buat menyiapkan uang.

Saat bensin diisi segera bayar jika tidak dengan uang pas, biar si petugas bisa siapkan kembalian saat bensin diiisi. Kalaupun anda menganggap tidak seharusnya bayar sebelum bensin diiisi full perlihatkan saja uangnya dulu biar dia bisa siapkan kembaliannya. Kalau si petugas ternyata cukup sibuk dan repot saat menyiapkan uang kembalian. Majukan dulu motor anda biar antrian di belakang bisa sedikit maju. Lumayan mengurangi waktu orang lain yang terbuang karena ulah kita yang sibuk sendiri.

Mbak agnes kadang berganti motor dan helm juga, yang artinya bukan cuman satu mbak Agnes, kadang saya temui juga mas Agnes. Mudah mudahan anda tidak termasuk mas Agnes.



Senin, Juli 21, 2008

Indocement awards

Buat para pemburu hadiah, ada sayembara desain arsitektur menarik. Dengan hadiah 25 juta rupiah, 15 juta,10 juta dan3 pemenang harapan 3 juta rupiah. Architectural artwork berupa furnitur di ruang publik yang tentunya menggunakan material beton.

Jadwal:
Pendaftaran 9 Juni - 1 September 2008.
Penyerahan akhir materi lomba 15 September.
Presentasi 4 November 2008
19 November Pengumuman.

Juri:
Ir T. Yoyok Wahyu, UGM
Ir. Yohannes Karyadi, UNPAR
Fransisca Wungu, Tabloid RUMAH
Ir. Sabar Sundarelawan, Indocement
Dr. Ing. Ir.Heru W. Purbo, ITB
Dr. Dudy Wiyancoko, ITB
Ir. Yori Antar, Arsitek

Buat lebih jelasnya silakan di kunjungi situs http://www.indocementawards.com

Maksimal 1 orang 3 desain. Jadi anda berkesempatan dapat 50 juta rupiah. menarik!

Nonton Bioskop

Masih ingat kapan pertama kali nonton bioskop? Atau layar tancap? Sewaktu kecil saya sungguh percaya tv uwak di sebelah rumah bisa mengeluarkan kuda. Waktu itu tv rumah kami masih hitam putih. Sewaktu TV berwarna uwak (kakaknya Mamah) diantar dengan mobil box dengan adegan kuda melompat keluar tv. Kalau main ke sebalah saya selalu menunggu kapan kuda itu akan keluar. Sewaktu acara pernikahan om di Baturaa, dan ada acara memotong Sapi. Sayapun berpikir sepertinya asik kalau kepala sapi itu dijadikan topeng, Kita bisa jalan jalan dengan kepala sapi. Jalan pikiran bocah kecil memang susah ditebak, konon supaya tetap kreatif kadang kadang kita musti berpikir ala bocah kecil.

Keputusan pergi ke Bandung yang mendadak, membuat saya tidak sempat buat cari oleh oleh untuk dibawa ke Bandung dari Bali terutama buat tiga ponakan, yang terakhir baru lahir 3 bulanan lalu. Padahal waktunya bertepatan dengan liburan anak anak sekolah usai pembagian rapot. Oleh oleh bukan barang wajib memang, tapi rasaya suka ada yang kurang kalau waktu pertemuan dengan keluarga yang relatif jarang ini tanpa oleh -oleh. Liburan musim panas di negara empat musim ini bertepatan dengan diluncurkannya film Kungfu Panda. Animasi 3D anak anak untuk semua umur. Sepertinya oleh oleh yang menarik untuk hadiah kenaikan kelas Salma dan Kahfi yang baru naik kelas, Nadwa adiknya baru berumur 3 bulan. Sepertinya nonton Bioskop, seperti judul salah satu lagunya Benyamin S. bisa menarik nih buat ganti oleh-oleh sekaligus hadiah kenaikan kelas.

Salma naik ke kelas 2 SD. Kebetulan, Kahfi yang baru naik dari TK kelas B ke kelas A belum pernah nonton bioskop. Walaupun dia mengaku ini bukan kali pertamanya. Setelah dikonfirmasi sama Ibu Bapaknya ternyata dia belum pernah masuk bioskop.Hmmm mungkin Kahfi memang nggak bohong, dia cuman sekedar bercanda. Anak anak ini memang lagi seneng senengnya bikin kalimat retorik? Becanda apa bohong? Jadi kalau sekedar becanda, boleh bohong. Kalo Salma mengaku ini kali keduanya yang pertama dulu nonton di musemum Geologi katanya (walaupun ini juga bukan bioskop komersial, tapi bisa dibilang sama sama gelap berproyektor).

Nonton bioskop akan berbeda dengan nonton tv, ngga bisa pipis ngga boleh bolak balik. Tanpa pengkondisian (baca :training singkat) ditakutkan mengganggu penonton lainnya. Seperti tingkah seorang bocah rewel yang diajak orang tuanya nonton Ayat Ayat Cinta yang cukup menganngu kami waktu itu. Tindakan tidak bijaksana mengajak serta bocah kecil nnton film remaja dewasa, dan tentunya ulah bocah yang mondar mandir dan mengusap ngusap setiap kepala orang di depannya cukup menggangu penonton lainya. Takutnya kejadian seperti itu terulang disini, tapi filmnya kan cukup menarik harusnya sih aman.

Kata Salma, Kahfi itu kalo nonton suka tanya-tanya. Hmm...petunjuk yang bagus, kalo anak seumuran TK belum tentu menangkap jalan cerita film yang ditonton. Adegan tertentu yang bersifat aksi mungkin lebih menarik buat dia. Sebelum masuk kahfi sempat tanya kenapa sih musti antri beli tiket,dan dia juga minta liat posisi tempat duduknya dimana. Jaga jaga kebelet pipis pilih deket koridor biar aman. Sebelum film dimulai dua bocah kecil ini, dike wc kan dulu. Sebelum Kahfi sempat minta ganti film, nonton yang pocong aja yuk. Hmm...kebetulan ada dua film bertema pocong diputar. Itu buat orang dewasa anak kecil nggak boleh,tapi A'a berani kok nontonnya dengan tampang yakin.

Pintu teater 2 dibuka. Bergegas kami berempat, 2 bocah, 1 nenek, 1 om kombinasinya yang lumayan berbeda diantara kebanyakan abg penonton film pocong. Kok lampunya blum mati sih? Katanya lampunya mati kalau di bioskop (kata kahfi, dengan suara cukup keras). Ini tvnya gede banget ya? ada segede kulkas? Buat kahfi kulkas adalah benda yang lebih besar daripada tv di rumahnya. Lebih besar dong, kataku. Ini layarnya ada segede rumah a'a kira kira. Aaaahh....(Kahfi pasang tampang sinis), becanda apa bohong? halah..Lampu mulai mati, Kahfi bilang ke teh Salma teh pegangan biar nggak takut (sebenernya siapa ini yang takut). Seperti di teater 21 lainnya film apapun termasuk anak anak ada thriller tentang sms untuk tahu judul film yang akan diputar, dan kebetulan ceritanya pocong. Dua bocah ini sibuk...yang satu tutup mata, yang satu tutup kuping. Teh Salma kok tutup kuping? Iya kan kalo mata bisa perem kalo telinga kan ngga bisa dimatiin. Iya juga sih.

Kungfu Panda dimulai. Kahfi masih terkesan dengan thriller pocong tadi, Teh teh di sekolah teteh ada pocongnya nggak? mangkannya jangan bawa hp buat sms nanti lampunya mati ada pocongnya (dengan tampang meyakinkan). Seumuran gini emang lagi seneng bikin kesimpulan sendiri, yang jelas pesannya tidak tersampaikan. Saat film dimulai Kahfi lebih tertarik dengan bagaimana cara bioskop bekerja. Ada lampu dibelakang, liat liat itu ada lampu dibelakang, sementara lampu lainnya mati. Iya itu filmnya semprot ke layar. Sepertinya dia belum sadar kalau Kahfi sedang berada dalam sebuah tv raksasa yang diproyeksikan dari belakang. Selagi adegan action perhatian dan tawa masih bisa fokus ke layar. Tapi begitu alur melambat, Kahfi mulai memperhatikan sekeliling lagi. Ada lagi lampu yang nyala, lampu penunjuk kursi, ada nomernya. Dan Kahfi pun kembali melihat kebelakang dan mulai menghitung nomer nomer yang menyala itu.

Untungnya sebagian besar film ini beradegan laga yang mudah dicerna dengan durasi yang tidak terlalu lama. Dan sampai film selesai tidak ada insiden yang heboh.
Buat sebagian anak kecil menonton film memang menarik, diluar perkiraan saya ternyata buat anak kecil yang ini memperhatikan bagaimana bioskop bekerja jauh lebih menarik. A'a ngerti ngga filmnya? Ngerti...(dengan tampang yakin), si Panda kan jagoan ciat ciat ciat (memperagakan gerakan silat). Sementara Salma yang sudah SD yang sudah bisa baca teks film sudah bisa menceritakan kembali film tadi dengan baik. Bagaimana menceritakan intro kungfu Panda yang surealis dengan panning ala samurai jack, sepertinya jauh lebih sulit dari menderitakan ceritanya.


Sabtu, Juli 05, 2008

Bandung Update

Setelah sejak Desember lalu ke Bandung akhir Juni ini berkesempatan ke Bandung menengok Mamah yang mulai sehat kembali, setelah kena stroke ringan gara gara jambal roti (racun buat penderita hiperensi) seharga 1000 rupiah dari tukang sayur yang lewat. Beberapa memori sempat hilang dan mulai pulih kembali, bicara yang sempat kelu sudah normal 10o%, Tinggal kaki yang masih harus 'euntreup'(baca:hinggap) kalo harus berjalan jauh. Dan kebetulan buat menghadiri acara pembagian hadiah Sentul City Sanctuary home, green design di mall Paris van java (nanti di posting selanjutnya). Alhamdulilah juara 1 masih dengan tim trio kwek kwek yang sama, fajar , ika dan si m'pri.

Apa yang berubah dari Bandung? Sejak tinggalkan Bandung 2003, frekuensi ke Bandung ya sekira 6 bulan sekali. Banyak hal baru yang tadinya nggak ada jadi ada. Beberapa diantaranya,

Pengamen makin banyak.

Sabtu pagi nongkrong di depan rumah, dihitung hitung ada sekitar 6 kali 'genjrengan' dawai gitar pengamen dipetik. Padahal rumah di Bandung termasuk komplek perumahan di pinggir kota dan bukan jalan utama pula. Sebaiknya pintu depan ditutup, kalau tidak mau 'digenjrengi 'terus terusan. Sepertinya untuk sekedar mengamen di Bandung perlu jemput Bola ke rumah rumah. Bertolak belakang dengan pengalaman kami saat makan siomay di Denpasar beberapa waktu yang lalu, sempat dibuat terheran heran saat si pengamen mengembalikan uang Rp 1100, 2x500 rupiah receh, dan 100 rupiah receh, yang kebetulan ada di dompet. Rejeki kok ditolak? Mungkin karena dikira 300 rupiah? Uang rp 100 yang jatuh dari saku pun masih saya pungut. Teringat ceramah Pak Bahrum Baehaqi sewaktu kuliah subuh di masjid Al Muhajirin, jambu yang jatuh pun jangan ditendang atau diinjak injak, kita tidak tahu dari mana rejeki yang membawa barokah itu, kata pa Ustad ini (memang sebaiknya dibuat kompos saja, biar jadi pupuk yang barokah)

Mall update
Baru sekali ini ke PvJ di Sukajadi. Silakan dibilang si m'pri kampungan atau udik. Yang jelas si m'pri emang bukan anak mol. Waktu yang pendek saat cuti di Bandung lebih asyik buat dihabiskan di rumah menghabiskan waktu selonjoran di kursi panjang sambil minum air putih. Situasi PvJ agak berbeda dengan mall atau pusat perbelanjaan lainya di Bandung, kalau di tempat lain banyak tipe kaosan/jaket ala distro di Pvj banyak yang datang dengan cukup niat. High heels dan baju bermotif grafis retro terbaru ala iklan soyjoy (yang tentu saja blum musim di Bali, bahan seperti ini belum masuk di toko toko kain jalan Sulawesi, Denpasar). Cukup niat untuk sekedar nonton atau belanja. Sebagian besar pengunjung konon datang tidak jauh dari pintu tol terdekat, Pasteur, dari Jakarta. Memang tempat ini sangat menunjang buat nongkrong dan Jajan dengan ruang terbuka yang cukup banyak selain di Ciwalk. Yang jelas tempat main di Bandung sudah semakin konsumtif, ruang publik yan gratisan tidak ada tambahan. Berita terakhir gosipnya, Babakan Siliwangi pun akan kena gusur? gila. Coba liat deh google earth atau wikimapia daerah situ hanya strip hijau yang sedikit sekali diantara hutan batan dan tembok. Kembalilah ke jalan yang lurus hai pemimpin Bandung, jalan lurus yang kiri kanannya berpohon besar. Bukan jalan lurus ala jalan braga dengan sempadan 0 dan perbelanjaan di sepanjangnya, karena braga pun ada matinya. Kalaupun mau buat sesuati disana? sayembarain aja, kita pasti ikut & buat sesuatu yang green disana win-win solution.

Jemput bola tempat Belanja
Masih ingat waktu kecil saat belum jamannya mall, Belanja bulanan biasanya ke Kosambi. Buat anak kecil belanja bulanan cukup menyenangkan buat sekedar dapet cemilan atau kaos bersablon mobil balap. Sekarang hampir di setiap sudut sudah digempur dengan pusat Belanja. Baru sekali ini masuk mtc ( metro trade center). Yang ini pasarnya sepertinya membidik pasar seperti pasar baru bandung. Yang menarik ada foodcourt dengan ruang yang cukup lapang, wifi area, dengan saung saung tempat makan di area bentang lebar yang juga bisa disewa untuk perpisahan, arisan atau undangan. Sebentar lagi ada kolam renang besar di rooftopnya. Tempat ini cukup dekat, kurang dari 2 km dari rumah yang dulu di sisi kota dengan sawah sawah di sekitarna. Jadi di sekitar margahayu raya ini sudah terkepung dengan carrefour, makro, borma, hypermart, griya, pasar tradisonal juga ada. Tinggal cari uangnya saja, yang mau dibeli sih selalu ada.

XC di kompleks perumahan
Sabtu pagi nongkrong di depan rumah. Serombongan Bapak bapak tua muda beroutfit lengkap, jersey warna warni, helm, sepeda hardtail sebagian diantaranya fulsus. Bergembira saat melalui polisi tidur di depan rumah. Susah cari tanjakan atau turunan di perumahan padat, polisi tidur juga cukup menghibur. 6 bulan lalu pemandangan ini belum ada, yuk sepedaan.

Pengguna helm sepeda meningkat
Orang bandung termasuk urutan pertama soal gaya, termasuk gaya yang salah kaprah. Pengguna helm sepeda sebagian besar bermerek United, produk asli buatan cina ini sebelumnya dibandrol dengan merek prowel cukup laris di Bandung. Ajaibnya, dipakai bukan oleh pengguna sepeda, tapi sepeda motor. Mungkin karena harga helm sepeda yang ada di kisaran 120 ribuan ini dipandang cukup murah daripada helm motor. Soal safety? Jangan tanya. Hel sepeda tidak dirancang untuk benturan dengan momentum keras, sekali jatuh melindungi kepala struktur pelindung akan berubah (dari situs prowel), dan tidak aman untuk digunakan kembali. Mau gaya atau mau aman? orang Bandung mungkin pilih yang pertama.

Ibu ibu bermotor listik
Karena bbm yang terus melambung motor listrik yang juga bisa dikayuh ini mulai ramai digunakan. Kelihatannya untuk jarak pendek, wara wiri di kompleks perumahan dan juga jalan raya. Gawatnya, tanpa pelindung keselamatan sama sekali. Tanpa helm karena bukan kendaraan bermotor (artinya bebas tilang), dan tentunya tanpa helm sepeda juga (sementara pengguna sepeda motor memlilih helm sepeda)

Gowesan ke tempat kerja meningkat
Saat sore nangkring di seputar Soekarno Hatta,jam orang pulang kerja. Pengguna sepeda ke tempat kerja meningkat. Tanpa baju warna warni apalagi helm sepeda berbentuk aneh. Jaket lusuh topi pet, dengan sepeda beragam ontel, bmx, mtb. Bukan karena lifestyle bike to work, bukan semata untuk mengurangi polusi udara, tapi sepertinnya naiknya harga bbm tidak banyak memberi pilihan buat para pekerja pabrik, naik sepeda atau uang habis di ongkos.
Angkot naik rata rata 500 rupiah
Angkutan kota rute pendek-sedang rata rata 2500 rupiah. 6 bulan lalu masih 2000-an. Naik taksi jadi bukan hal mewah lagi di Bandung. Misalkan 4 orang bepergian 3 kali naik angkot tambah ongkos becak. sudah menghabiskan 2500x12(angkot) + 2x3000 (becak) = 36 ribu, naik taksi tidak akan jauh berbeda ongkosnya.

Tukang jajanan di mana mana
hampir setiap sudut, ada bebagai tukang jualan dengan berbagai menu baru yang beragam. Nggak akan susah cari makanan di Bandung. Kalau 100 orang Bandung disebar di seluruh Indonesia untuk bertahan hidup di kota yang baru dikenalnya. Yang pertama dipikirkan jualan makanan apa ya yang belum ada di sini.

Pilkada
Poster pilkada dimana mana, banyak taman dadakan konon untuk mempertahankan posisi walikota sebelumnya. Masih ber-KTP Bandung namun dipastkan tidak akan ikut memilih. Golput? Bukan karena golput, tapi memang tidak ada tps online, atau lewat sms. Pilkada bisa merubah Bandung lebih baik?tidak yakin. Kok pesimis? obyektif dan pesimis itu beda. Banyak orang pintar, banyak SDM tangguh, pakar urban, pakar lingkungan, pakar sampah, banyak narasumber yang tidak bisa berkontribusi banyak untuk Bandung, karena tidak didengar atau tidak cukup bersuara, saya sendiri kurang paham.

selamat tinggal Bandung...
atau sampai jumpa lagi?
kok jadi bingung? dibenci dan dicintai.
Ya semoga saat ketemu lagi semakin baik (mmm.....masih pesimis)







Sabtu, Mei 24, 2008

Turut berduka cita

Turut berduka cita atas kenaikan harga bahan bakar minyak 24 Mei 2006.
Bensin premium biasa dijual di warung warung pinggir jalan di bali dengan takaran botol siap saji seperti ini. Kalau memperhatikan botol ketiga, ada strip 3000 ada strip 5000. Cerita lalu di mataku yang dibekukan di Tegalalang Bali bulan November 2005.
solar 4300 premium 4500, Ibu Haryati petugas SPBU di Klaten Jawa Tengah. Cerita lalu di mataku yang dibekukan di bulan Oktober 2006 saat mudik lebaran.


Deretan sepeda motor di pasar sukawati dibekukan di mataku november 2006. Sepeda motor tidak bisa dilepaskan dari denyut perekonomian masyarakat Bali. Bukan untuk touring antar kota, bukan untuk piknik, untuk kepasar, kesekolah, untuk kesawah, untuk bekerja. Orang 'pintar' bilang selama ini subsidi untuk orang kaya. Mungkin orang pintar musti sering main ke kampung.
senyum sudah lama ditanggalkan, yang ini bukan cerita lalu lagi. Kami hanya mencoba jadi orang sabar. Katanya lautan sabar tak bertepi.

Minggu, Mei 04, 2008

Alibi

Dah lama nih ngga update blog, jadi ceritanya sekarang mo nyusun alibi kemana aja ngga update blog lagi. Nulis blog ini hanya salah satu minat (baca: ekskul) saya lainnya masih banyak. Lagi banyak hobby baru nih.

1. DIY
Bukan daerah istimewa yogyakarta yang jelas. Baru baru selesei nukang bikin rak buku, jadi akhir pekannya habis dipake nukang. Beli 4 lembar mutiplek 18 mm ,244x124 mm, masih sisa selembar. Jadi dua rak buku dan beberapa rak display. Ini dikerjain berdua sama istri yang juga tukang. Modalnya satu gergaji mesin dengan ketebalan maksimal potong 50 mm, dan satu mesin amplas, keduanya bukan merek bonafid macam bosch atau krisbow,merek gurem buatan china yang dilabeli ulang "carefour" dengan tulisan termurah. Keduanya dibeli dengan harga kurang dari 200 ribu rupiah, ini pun dibelinya dengan uang voucher hadiah salah satu produk susu yang sekarang tidak kam minum lagi. Jargonnya-hadiah musti jadi barang, bukan makanan yang kemudian jadi *ai.

Ternyata jadi tukang ngga segampang mendesain ya, coret coret coret beres. Dengan gergaji mesin ini juga musti lumayan konsentrasi biar ngga menggal menggol, dan masang matanya juga musti lurus.Kalo nggak potongannya juga susah dikendalikan. Yang lumayan bikin keringetan bagian ngamplas yang musti akurat, 3 jenis kertas amplas no p60 buat ngalusin potongan pertama yang keluar garis, kayak pa tino. no p100 buat ngalusin yang udah agak rapihan,kalo terus pake yang kasar si p60jadinya kayu bukan rapih tapi berbulu. terakhir amplas no p320. Ini alus banget, boleh coba alusin muka pake ini buat ratain bekas ngecat. Jadi jangan anggap enteng posisi tukang deh, nggak semudah itu. Herannya kalo di film film sono tukang biasanya keren keren dengan sabuk kulit mellit di pinggang muka latin.

Berisik? Tentu!Hal yang tidak mungkin dilakukan kalo tinggal di apartemen di singapore, tetangga bisa protes. Bagusnya ada tetangga yang kebetulan lagi bangun rumah di sebelah. Jadinya ada kambing berwarna hitam lewat depan rumah. Aduh maaf ya Bu kalo beberapa weekend ini ribut melulu kata ikaku sama Ibu Adi tetangga samping rumah. Loh bukannya itu dari rumah sebelah? (hihihi kambingnya ternyata berfungsi loh).

Beberapa orang menganggap hal ini bikin repot diri sendiri, beli jadi aja kenapa? Ya kalo anda beranggapan seperti itu ya maaf kita beda genre, DIY Do It Yourself justru lagi digemari di banyak negara yang sadar desain. Dengan berepot repot begini juga kita lebih menghargai proses dan tentunya profesi orang lain. Tentunya juga bisa lebih bawel kalo ketemu tukang yang kerjaannya nggak rapi.

2. Sepedaan
Lagi seneng senengnya sepedaan setiap Sabtu , Minggu dua jam pagi hari, sengaja pagi jadi siangnya bisa tetep kemana-mana. Biasanya ditutup dengan makan bubur ayam atau mi kocok dengan citarasa Bandung, di deket tempat futsal,Tiara Grosir Denpasar Bali. Setelah jalan sekira empat bulan, sepedaan ternyata tidak mengurangi berat badan, tapi membakar lemak, mengencangkan otot, (sayangnya bukan otot perut), yang jelas meningkatkan stamina (terutama untuk yang sudah menikah). Sementara ini baru 3 kabupaten yang dilalui dengan sepeda Badung, Tabanan, Gianyar bukan karena jauhnya tapi karena tempat tinggal kami yang diperbatasan ketiganya. Tidak jelas benar berapa jarak yang ditempuh dalam olahraga pagi 2 jam ini, belum beli cyclo. Kalo diukur kayaknya sih 20-30km an dengan pemandangan lumayan segar jalur hijau. Yang dimaksud jalur hijau ini bukan seedar jalur dengan pohon di kiri dan kanan jalan. Tapi tertulis jalur hijau pajang 2 km lebar 500m, sempat bingung maksudnya apa, teryata memang jalur hijau ini punya kedalaman 500 m dari sisi jalan. Berupa sawah sawah yang memang dilindungi dengan undang undang untuk tidak boleh dibangun, salut. Kalau tidak begini bisa habis sawah sawah dibali dijadikan villa.

3. 3d-3dan
Lagi seneng belajar 3D lagi, skill kalo ngga diupgrade jadi basi. Belajar lowpolygon modelling, sama surface modeling,sementara ini cuman buat fun dan belajar jualan stok buat nambah nambah saldo acount paypal yang baru dibuat. Nemu hal baru juga ternyata pendekatan lowpoly modelling ini deket hubungannya dengan paper craft. Nanti deh diposting khusus kalo udah bikin sesuatu.


4. Trouble Koneksi internet

Koneksi internet via gprs yang meterannya naek terus gara gara spyware dan sejenisnya. Pake antivirus dan anti malware nggak mempan, sesekali masih ada warning munculnya ancaman dari NOD32 tapi nggak bisa dihapus. Baru terbasmi setelah mengedit windows registry dengan Hijaakthis hapus registry yang nggak kepake, dan ternyata baru ketauan ada penyusup ipodfixer.exe saat startup yang anehnya tidak teridentifikasi sebagai virus.

Sekalian lagi coba koneksi pascabayarnya im2 150 ribu. Dari pengamatan sementara sepertinya jauh lebih stabil dari xl yang selama ini saya pakai, walaupun tidak ada sinyal 3g koneksi cukup stabil. Sepertinya bakal pindah ke lain hati nih. coba review dulu sebulan ini kalo iya lebih bagus selamat tinggal xl.


Sabtu, Mei 03, 2008

mlmym (bagian kedua)

Dugaan saya teman baru saya sebut saja kisanak dengan mlm timun mas, sebuah mm bermarkas di china dengan produk produk kesehatan, tidak akan menyerah begitu saja. Dan dugaan saya tidak terlalu salah, selalu ada sapaan setiap pagi dalam waktu sekira 2 minggu, terkadang dengan pertanyaan yang menurut saya cukup aneh, sudah sarapan? Pertanyaan yang ibu saya di Bandung pun tidak pernah tanyakan. Di bawah ini adalah dialog asli yang berlangsung 5 jam!
12:57:05
babak 1: basa basi

kisanak :siang pak pri
mpri : siang
kisanak : blm lunch pak?
mpri : sudah
kisanak : sekarang kerja lagi? ap yg dilakukan sekarang pak?
mpri : iya
kisanak : lg ngerjain ap tuh pa?
mpri : Nge Cad
mpri : Kisanak lagi ngapain aja disana?
Kisanak : wah.. CAD ya, menarik tuh pak
Kisanak : saya lg review program yg besok mau di uji
Kisanak : katanya belajar CAD gak butuh waktu lama ya pak?
mpri : kalo minat sih nggak
kisanak : maksudnya?
mpri : kalau butuh dan terpakai 2 jam juga bisa. Saya pernah ngajar sambilan dulu
mpri : Kebanyakan yang saya tanya buat apa belajar CAD?
Mpri : jawabannya macem2
Kisanak : wow...
mpri : ada yang isi waktu luang
mpri : ada yang buat kerjain tugas, buat cari kerja
mpri : Saya bilang sama yang buat isi waktu luang musti diganti tujuannya
mpri : soalnnya begitu kursusnya selesai waktu luangnya dah terisi
Kisanak " : klo bpk sendiri sekarang dipakai khusus untuk apa?
mpri : buat arsitektur, bikin denah potongan kisanak
kisanak : ohh..

babak 2: ask the audience
kisanak : klo bpk itu yg design ini punya bisnis sendiri?
Mpri : belum
mpri : suatu saat nanti
kisanak : b'arti masih employ ya pak!?
mpri : Iya
kisanak : gpp pak untuk pindah kuadran emang E harus dikuatin dlu
mpri : kisanak udah jadi boss ya
kisanak : belum pak, say skrng sdg jadi E, sesegera mungkin sy pindah ke kuadran B
kisanak : mumpung sy masih dikasih umur sy bangun aset untk pindah kudran ke kuadran B
kisanak : hehe...
babak 3: naruto & kiyosaki
mpri : saya ngga ngerti istilah kuadran kuadranan
kisanak : tapi bner jg.. sy bos. untuk diri saya sendiri hehe
kisanak : bpk sudah baca buku the cashfloq quadra?
mpri : nggak
kisanak : sori..quadran
kisanak : wah... itu buku best seller pak..by robert kiyosaki
mpri : kisanak penggemar kiyosai ya
mpri : kiyosaki
mpri : saya lebih suka naruto
kisanak : gak juga pak, sy hanya saja sy orangnya mau buka pikiran untuk belajar
kisanak : naruto jg saya suka, drgaon ball, gundam, avatar
mpri : avatar lebih ringan dan lucu daripada naruto sih hheheh
kisanak : kalau orang sukses macam bill gates dan donald trumph saja mau belajar
mau kiyosaki masa saya gak mau kan!?
Kisanak : hehe
Mpri : betul
Kisanak : jadi cerita singkatnya
Kisanak : orang2 itu ada empat tipe kuadran dari cara kerja
untuk mendapatkan penghasilan
kisanak : yg pertama itu Employ
kisanak : You work for your bos
kisanak : 3. Bussiness owner, Work for their self but have System
kisanak : 4. Investor
kisanak : Halo?
mpri : 5 ada lagi?
Mpri : yang 2 apa ya kok kelwat?
Kisanak : ohh..
Kisanak : jadi cerita singkatnya Ada empat tipe kuadran dari cara kerja manusia
untuk mendapatkan penghasilan 1. Employ You work for your bos
2. Self Employ, they work for their self, but have no System3. Bussiness own
mpri : nah itu baru komplit
kisanak : hehehe
kisanak : cuma da 4 pak..
mpri :kapan targetnya kisanak sampe nomer 4 nih..
kisanak : itu mkin target jangka panjang
kisanak : skrng sy lg susun bangun aset, mu pindah kuadran dari E ke B
kisanak : sy pngen ngajak jg pak pri
mpri : E itu dari singkatan huruf depan ya
mpri : saya kira ABCDE
mpri : kalo bidangnya beririsan sih mungkin aja
kisanak : maksudnya?
mpri : ya bidang usahanya
mpri : misalnya saya kolaborasi sama teman saya yang orang landscape
kisanak : boleh saya cerita sedikit pak?
Kisanak : bkn bmaksud menggurui
Kisanak : hanya sharing sj
mpri : silakan

babak 4: takut masa depan?

kisanak : ada 2 pola dimana orang2 menyusun rencana masa depannya:
kisanak : 1. Pola Paradigma Umum (85% orang melakukan ini)
kisanak : polanya KERJA --> PENGHASILAN --> RENCANA MASA DEPAN
kisanak : Gak ada yg salah ya pak dr pola diatas, bekerja untuk mendapatkan
penghasilan kemudian ditabung, digunakan untuk beli rumah, mobil dll
mpri : ok
kisanak : 85% orang melakukan pola ini, sy masih termasuk
kisanak : tapi tanpa disadari ternyata ada bahaya yg sangat FATAL, yaitu...
kisanak : kalau, KERJA X --> PENGHASILAN X --> RENCANA MASA DEPAN X
kisanak : maksudnya kalau tidak bisa kerja lagi (dengan alasan apaun), mungkin sakit,
cacat, PHK, perusahaan bangkrut, bahkan meninggal
mpri : ok (lucu juga ini cara berpikirnya:ini tambahan)
kisanak : otomatis kita anda ngga akan mendapatkan penghasilan, pertanyaannya
BAGAIMANA DENGAN RENCANA MASA DEPAN ANDA???
Kisanak : Paradigma umum sama sj seperti, kita membarterkan waktu kita untuk uang
Kisanak : ada satu pola lagi yaitu paradigma SUKSES:
Kisanak : KERJA --> ASET --> PENGHASILAN --> RENCANA MASA DEPAN
mpri : aset ini berupa apa ya?
Kisanak : bedanya kerjanya bukan sekedar untuk mendapatkan penghasilan
Kisanak : kita tetap bekerja, ngga ad makan siang gratis ya pak didunia ini hehe
Kisanak : tetapi untuk membangun yg namanya ASET
mpri : kebetulan saya di kantor makan siang gratis hehehe,
solanya ngga ada warung disekitar sini
kisanak : artinya kalaupun suatu saat kita berhenti bekerja (dengan alasan apapun) ,
kalau kita memiliki yg namanya ASET, ASET ini yg akan
menggantikan kerja kita
kisanak : sehingga rencana masa depan mjd lebih terjamin
kisanak : msh ok?

babak 5: waktunya mempengauhi

mpri : ok
kisanak : nah kalau bpk diminta untk memilih kira2, bpk memilih paradigma
umum atau paradigma sukses??
mpri : aset itu berupa apa ya?
mpri : kalau dari pandangannya kisanak?
Kisanak : Kalau Robert kiyosaki bilang ASET itu adalah, sesuatu yg
menghasilkan uang untuk anda...
Kisanak : boleh lanjut ke yg tadi pak? kira2 pilih paradigma UMUM atau SUKSES???
Kisanak : nanti nyambung jg ke contoh aset
mpri : boleh
mpri : bukan pilihan yang sulit ya, semua orang mau sukses
kisanak : hehe... Berarti bpk paradigma SUKSES gitu!?
Kisanak : maksudnya pilih paradigma sukses gitu!?
mpri : iya dong
kisanak :ok, kalau bpk pilih itu, masalahnya kan harus punya ASET ya!?
kisanak : nah.. ada 3 sistem bisnis yg bisa digunakan untuk bangun aset
mpri : setuju
kisanak : ini diambil dari bukunya Robert Kiyosaki The Cashflow Quadran,
Best Seller versi New York Times
kisanak : caranya yaitu:
kisanak : 1. Perusahaan Konventional (Konglomerasi)
kisanak : contohnya BNI 46, Pabrik, Matahari dll
kisanak : disini kita butuh modal yg besar. setuju!?
Kisanak : anda memerlukan tenaga ahli
kisanak : anda memerlukan sistem untuk keamanan, penggajian dll
mpri : ok
kisanak : dan sayangnya bangun SISTEM itu tidak mudah
kisanak : memerlukan waktu yg sangat lama, contoh BNI berdiri tahun 46,
kan baru exist sekarang2 ini!?

babak 6: waktunya menjual freedom
Kisanak : oya SISTEM itu yg membuat anda bisa FREEDOM, contohnya:
kita kan nggak pernah liat pemilik Matahari ada di depan pintu masuk,
mengatakan :"Silakan Masuk!"
mpri : saya pernah ngalamin tuh
mpri : waktu saya mau beli notebook
mpri : saya dilayanin sama petugas gemuk badannya, waktu itu hanya ada
satu orang disitu
mpri : sampai akhirnya mentok di satu harga
mpri : trus saya bilang
kisanak : ok
mpri : kalau kamu liat lagi saya di pintu itu berarti saya jadi beli sama
penjaga toko tadi
mpri : hari itu saya survey semua toko di daerah situ..memang ngga nemu
yang lebih murah
mpri : besok lagi saya balik lagi ke toko tadi
mpri : petugas yang kemaren kaosan tadi udah pake baju rapi,
dan banyak karyawannya
mpri : ternyata si petugas toko kemaren memang ownernya
mpri : transaksi jadi + karena waktu itu ngga bawa kendaraan si boss ini nyuruh
anak buahnya anter ke rumah
mpri : ternyata dia bossnya
kisanak : ok
kisanak : ok
mpri : saya lebih salut sama owner yang ngerti sampe ke teknis
kisanak : ya..ya..
mpri : seperti pemilik toko sepeda yang ngeti macem2 tipe frame sepeda
kisanak : boleh lanjut pak?
mpri : boleh
kisanak : oh.. knapa sepeda pak?
mpri : ya sekedar contoh
babaak 7: lupa nanya lagi sibuk nggak ya?atau mungkin tidak perlu ditanya ya?
mpri : sebelumnya maaf, ini ngga buang buang waktunya kisanak kan?
Kisanak : boleh2..
mpri : saya sambil kerja juga
kisanak : sy kebetulan td bru serahin report sy, malah sy jd ngga enak
sama pak pri,,, sy td lupa tanya...hehe
kisanak : pak pri gak apa2?
mpri : gak apa seneng aja dapet kuliah tambahan, tapi saya sambi aja ya...
kisanak : sori pak, sy gak bermaksud mengkuliahi bpk lho...
mpri : lanjut aja
kisanak : sy mau sharingkan pengalaman sy pak
mpri :loh belajar kan dari mana aja...
kisanak : ok
babak 8: jadi entreprenur itu repot! jalan pintas aja yuk
kisanak : nah... balik ke no 1 untuk bangun aset kita perlu membangun
PERUSAHAAN KONVENTIONAL
Kisanak : modal besar, BEP lama, Resiko Besar, Butuh Tenaga Ahli,Persaingan Ketat
Kisanak : dan kalaupun bisa sukses di sini, kemungkinannya Umur kita sudah tua....
mpri : jangan takut jadi tua ah..
kisanak : karena bangun SISTEM di perusahaan Konventional tidak sebentar
dan tidak mudah
kisanak : maksud sy bukan itu pak, tapi kalau anda diminta untuk memilih,
mau sukses di usia muda atau tua??
mpri : sukses buat saya bukan cuman finansial ya..
mpri : frame berpikir saya agak kurang setuju dengan yangberpikir linier
kisanak : sukses buat setiap orang ini beda2 pak, tidak apa@
kisanak : oh.. anda tdk setuju dg pemikiran linear ya...
kisanak : tetapi anda masih melakukan pola yg linear lho...
mpri : kalo saya berpikir liner..,saya ngga akan tamat kuliah loh
kisanak : hehehe
kisanak : betul pak
mpri : silakan dilanjutkan...
kisanak : ada pilihan yg ke-2 yaitu..
kisanak : WARALABA (FRANCHISE)
kisanak : disini menarik
kisanak : SISTEM-nya sudah disediakan
kisanak : jadi tidak perlu repot2 bikin sistem sendiri
kisanak : contoh kayak Mc D, KFC, J CO, Starbucks, Alphamart, Indomart dll
kisanak : ini lagi marak
kisanak : sayangnya untuk memiliki franchise Mc D sendiri, kita perlu
keluarkan dana sebesar 8Milyar
kisanak : ada Alpha Mart dan Indo Mart itu sekitar 240jt-500jt
kisanak : lagi2 MODAL
kisanak : karena tidak semua orang punya uang sebesar itu
kisanak : nah... kalau cara 1 dan 2 kita juga memiliki kendala yg sama,
diantaranya modal
kisanak : ada pilihan yang ke-3
kisanak : yaitu PERSONAL FRANCHISE (WARALABA PRIBADI)
mpri : apa tuh?
Kisanak : dengan modal kecil bisa memulai sebuah bisnis
Kisanak : kalau modal kecil otomatis resiko kecil
Kisanak : BEP-nya cepat, waktu fleksibel, tempat fleksibel dan....
Kisanak : POTENSI penghasilannya bisa megalahkan orang yg punya
PERUSAHAAN KONVENTIONAL dan FRANCHISE
Kisanak : Luar biasa bukan!?
Kisanak : Bukti2 nyata tentang kesaksian produknya sudah banyak
Kisanak : rewards2nya sudah dibagikan banyak
Kisanak : perusahaan & Pemiliknya memiliki reputasi yg bagus di mata dunis
mpri : saya bisa memulai bisnis tnapa modal sama sekali kalo saya mau
kisanak : kalau pak pri bisa, monggo...
mpri : aset buat saya bukan cuman modal
babak 9: mamaku bukan suharti
kisanak : mama saya ayam gorengnya lebih enak daripada Mc D
kisanak : tapi kenapa tidak bisa sebesar Mc D??
kisanak : karena Mc D sudah memiliki manajemen SISTEM yg telah teruji,
sedangkan mama sy tdk ada
kisanak : sy juga yakin anda bisa membuat usah sendiri dgn tanpa modal
mpri : mama suharti lumayan tuh
kisanak : hehehe
babak 10: introducing timun emas
kisanak : MLM banyak di Indonesia, bahkan ada beberapa MLM yg nyontek
marketing plannya Timun Emas
kisanak : tapi apakah bisa sebesar Timun Emas?
Kisanak : rasa2nya susah
mpri : aset buat arsitek seperti saya itu ya, karya, pengalaman
kisanak : hehehe
mpri : jadi lebih leabr lagi melihatnya
mpri : saya bisa mulai kapan saya mau
mpri : tapi seperti yang anda bilang, saya masih di kuadran buruh dulu
mpri : masih kumpulin aset
mpri : lucunya boss saya sekarang ngga mau kantornya besar loh
mpri : saya sempet heran juga kenapa
mpri :katanya..ini katanya loh ya...
mpri :buut jadi besar justru ngga harus besar dulu
mpri : dan kliennya ngga main main juga
mpri : loh kok ngilang nih...
mpri : kalau pake teori quadran tadi, justru aset yang lagi saya susun ini ngga bisa
dianggap enteng dan dikomparasi dengan uang.

babak 11: berapa gajimu?
4:39:51 PM
Kisanak : sori pak pri, saya td dipanggil bos, sori ya pak
Kisanak : maksudny gmn tuh pak?
mpri : iya kalau untuk arsitek aset itu bukan capital
mpri : tapi taste, sense, & pemikiran
kisanak : jadi?
mpri : jadi ya dengan itu kita bsa mulai dapet apresiasinya
mpri : nggak masuk kalau bandingin mc D dengan KPF (biro desain besar di amerika)
mpri : sori ini dibawa ke frame berpikir saya ya
kisanak : ya gpp pak
kisanak : jadi aset menurut pak pri iru pengalaman, taste, sense dll gitu?
mpri : untuuk di dunia arsitektur sebagai personal iya
mpri : coba komparasi dengan dokter atau pelukis
kisanak : maksudnya gmn tuh pak?
mpri : frame berpikir kita udah beda
mpri : coba berpikir dengan cara lawan bicara kita berpikir
kisanak : ya sy sedang melakukannya dr tadi
kisanak : maksud komparasi dg dokter dan pelukis bisa tlng dijelaskan pak!?
mpri : dokter dihargai karena pengalamannya
mpri : pelukis karena karyanya
kisanak : yes
kisanak : brp gaji yg pak pri terima (gak perlu disebutkan)?
Kisanak : klo sekarang apakah pak pri digaji?
mpri : iya
mpri : belum bisa menggaji
kisanak : kalau boleh sy katakan berarti pengalaman pak pri, taste dan sense anda
dibayar sebesar gaji yg anda terima donk, setuju?
mpri : yup, sesuai kesepakatan saat kita masuk
kisanak : sekarang, brapa pak pri dibayar???
Kisana : apakah sesuai dg pekerjaan yg sudah pak pri lakukan?
mpri : sesuai
mpri : saya ngga perlu sebut jumlahnya kan.
Kisanak : ngga perlu pak hahaha
mpri : mertua saya aja nggak pernah tanya itu hehehe
kisanak : berarti pengalamn pak pri, teste dan sense-nya bpk itu senilai dg
gaji yg bpk terima setiap bulannya.setuju?
mpri : yup...
kisanak : berarti pengalaman, taste dan sense anda itu sudah diconversikan
ke bentuk uang kan
mpri : bisa begitu
mpri :semakin expert kita
kisanak : hehehehe
mpri : makin tinggi apresiasinya , apresiasi disini larinya ke uang juga
memang ga bisa dipungkiri
mpri : sperti beli lukisan afandi lah...atau patungnya sunaryo
kisanak : Ini kata2 pak pri yg tadi ya : "kalau pake teori quadran tadi, justru aset yang
lagi saya susun ini ngga bisa dianggap enteng dan dikomparasi dengan uang."
mpri : ok
mpri : terus silakan masuk lagi...
mpri : hehee pinter juga nih kisanak
kisanak : berarti kata2 pak pri yg sy bold perlu dikoreksi donk
kisanak : hehehehehe
mpri : yup..makasih koreksinya
kisanak : mungkin memang frame (paradigma) kita berbeda
kisanak : dulu memang kita sering memakai frame (paradigma) lama
kisanak : contoh
kisanak : itu paradigma lama
mpri : dari koreksi kisanak tadi saya lagi nabung aset ya..
kisanak : hehehe

4:58:50 PM
babak 12: peraih kapal pesiar sudah banyak pak

kisanak : "kamu kalau sudah sekolah, belajarnya yg pinter, nanti kamu bisa dapet nilai yg
bagus, dan kamu bisa bekerja ditempat yg enak, dengan gaji besar!"
kisanak : dulu saat era Industrialisasi yg dimulai dari Revolusi industri di Inggris
kisanak : tapi itu dulu pak
kisanak : sekarang ini terjadi banyak perubahan ditatanan sosial kt
mpri : wah setuju banget...
mpri : sekarang dah berubah
kisanak : yup
kisanak : ekarang kita menuju era informasi
mpri : ada lagi sudut meihat yang lain
mpri : sekarang kita di industri kreatif
kisanak :tapi masih banyak masyarakat kita yg blm menyadarinya jg
kisanak : seperti kata2 Renald Kasali:
kisanak : oh ya
kisanak : sementara orang miskin mencari pekerjaan, orang kaya membangun jaringan
kisanak : tapi sy juga menyadari, ternyata perubahan itu sulit
kisanak : perlu berubah mental, spiritual, emotional, fisik
kisanak : dan sy alami itu tidak mudah, butuh proses yg harus dibayar
kisanak : Franchise dulu dianggap Illegal, sampai2 dibawa ke pengadilan,
karena menjual sistem itu cara yg tidak benar
kisanak : tapi sekrang mjd cara yg populer digunakan
kisanak : burger dg franchise, makanan, minuman, tinta printer, bau, salon dll
kisanak : dulu MLM juga sama, banyak orang yg anggap MLM itu bisnis penipuan
kisanak : jd kita harus bisa bedakan antara money game dan MLM
kisanak : memang ada beberapa pelaku MLM yg berbuat tidak benar
kisanak : sehingga merusak citra MLM itu sendiri
mpri : banyak juga yang menjajikan kapal pesiar ya..
kisanak : tapi kt tdk bisa menilai smua MLM itu buruk
mpri : cuman memang kadang annoying
kisanak : Pakar Marketing no1 se Asia Pak Hermawan kartajaya mengatakan
bahwa Timun Emas is no 1
kisanak : Peraih kapal pesiar sekarang sudah banyak pak, pesawat juga, dan villa jg
kisanak : hehe
mpri : kapan tuh kisanak?
Kisanak : ada peraih mercedes benz itu lulusan smp saja
Kisanak : sy punya target ingin mengajak bpk sehat&sejahtera bersama timun mas
Mpri : caranya?
Kisanak : caranya kita bisa kerjasama dibisnis ini
Mpri : kenapa harus bersama timun mas untuk sehat dan sejahtera?
mpri : semoga kisanak ngga melihat kebaliaknnya kan
mpri : tanpa timun emas tidak akan sehat dan sejahtera
kisanak : ngga pak,
kisanak : timun emas kan cuma salah satu jalan saja
mpri : bagus deh, kalo ngga saya mau ingatkan aja ehhehe
kisanak : hehehe
kisanak : kita juga gak tau kan Tuhan memberikan rejeki dr mana!?
Kisanak : kadang2 Tuhan memberikan rejeki dari arah/tempat yg kita tidak duga2
mpri : setuju
kisanak :lewat bisnis ini rekan sy bisa dapatkan kebebasan waktu, kebebasan finantial,
kebebasan fikiran
kisanak : saya punya rekan di jogja, beliau ini pemain gitar bass electric
kisanak : beliau sangat suka dg bermain bass, dan beliau sadari itulah jalannya
kisanak : lalu beliau ditawari bisnis ini, dan ragu2...
mpri : kalau saya ngga ragu ragu lagi
mpri : hihihihi

babak 13: mercedes benz, mau?
kisanak : tapi akhirnya dia join dan sebagai peraih rewards mercedes Benz tahun 2007
kisanak : kalau anda punya kebebasan waktu, anda bisa lakukan apa saja saat itu
mpri : semoga kisanak bisa sukses seperti dia
kisanak : amiiin.
Kisanak : bahkan lewat bisnis ini kita bisa menolong orang
Kisanak : kita bisa membantu orang yg gak punya uang jd punya uang
Kisanak : bukan dg memberikan ikannya, tetapi dengan memberikan jalanya
mpri : bagus..daripada ksih kan mending kasih pancing kan...
kisanak : kita bisa membantu orang yg pemalu menjadi percaya diri
kisanak : dibisnis ini ita bisa bantu banyak orang
mpri : kisanak pasti dah banyak bantu orang..
kisanak : Timun Emas sendiri sudah menyumbangkan total 3M, untuk bencana alam
kisanak : Isya Allah pak
kisanak : disini tdk dilihat latar belakang
mpri : wah selamat ya...
kisanak : tapi latar depan
babak 14: Dulu saya senang dipaksa
kisanak : tapi sy juga tdk bisa memaksa pak pri
kisanak : toh hidup itu kan pilihan
mpri : lebih tepatnya hidup itu keputusan
kisanak : yes Memilih --> Memutuskan
mpri : kalau tujuan kisanak sapa saya tiap hari untuk ajak gabung jawaban
saya masih sama
mpri : kalau mau sekedar berbagi pengalaman dan berteman dengan senang hati
kisanak : waduh pak prijgn emosi ya!?
Kisanak : saya memang mau menyapa dan berteman
mpri : nggak loh saya ngga emosi
kisanak : saya juga mau berbagi pengalaman
mpri : kalau emosi sudah saya block darii kemaren
kisanak : dengan orang hebat seperti anda
mpri : saya cuman mau saling menghargai aja
mpri : itu yang saya liat 'sedikit' kurang dari teman teman mlm
mpri : ada banyak jalan ke pasar rumput
kisanak : Saya bisa ngerasain yg sama, tapi saya menemukan bahwa kalau dulu sy tidak
dipaksa mungkin sy tdk menemukan jalan yg luar biasa ini, momentumnya baik.
dan saya berteima kasih kepada orang itu
mpri : istri saya hampir tiap hari loh ditawarin gabung
mpri : sama produk mlm lainnya
kisanak : berarti orang lain melihat bahwa anda dan istri memiliki potensi
mpri : semua orang punya potensi
mpri : saran saya sama istri saya
mpri : kalo butuh produknya ya beli aja
mpri : kalau ada waktu gabung silakan ikut
kisanak : ya betul
mpri : kalau ngga minat jangan
kisanak : ya
mpri : moga2 ngga buang waktu kisanak ya,maaf
kisanak : semua orang punya potensi ya pak!?
Kisanak : gpp pak, sebentar lagi sy pulang
Kisanak : prepare untk besok ujian programming
Kisanak : hehe
mpri : ok...selamat ujian
mpri : sukses yah
kisanak : hehehe
kisanak : nggak dinilai koq pak
kisanak : pak pri balik jam brapa?
Mpri : biasanya saya nunggu magrib dulu
Kisanak : perjalanan kerumah brapa lama pak?
mpri : 38 menitan rata rata
kisanak : ok
kisanak : istri juga kerja kan ya pak!?
Kisanak : pas ktmuan dah pada cape donk ya pak!/
mpri :I stri saya lagi merintis kuadran 2
mpri : cuman belum sistematis
mpri : yang penting enjoy aja
kisanak : mau jd Self Employ ya pak?
Kisanak : istri bpk
mpri : iya dia senengnya begitu

babak 14:enjoy your life, jangan kejar pesawat pribadi, capek...
kisanak : bpk bisa enjoy, boleh saya tau caranya gmn!?
mpri : boleh
mpri : ya nikmati aja, bersyukur
kisanak : hidup itu singkat ya pak ya, bahkan ustadz saya bilang, hidup itu ibaratkan
cuma nongkrong sebentar diwarung kopi
kisanak : hehehe
mpri : betul
mpri : jadi kelau kejar materi (saja) sia sia deh
kisanak : Alhamdulillah
kisanak : pak pri Insya Allah kita sambung lagi besok
kisanak : hati2 dijalan ya pak
mpri : boleh..kalau nunggu saya berupak pikiran susah ya...
mpri : nanti kalau butuh saya beli produknya juga kok
mpri : sama sama
kisanak : gak apa2 pak, sy senang koq punya teman sharing seperti anda
mpri : pesen aja...
mpri : pesen maksurnya
mpri : dengan modal training di timun mas itu udah bagus banget buat survive
mpri : temen saya arsitek ada jg yang dulu gabung timun emas
mpri : dan mungkin kadang jenuh juga
mpri : sekarang dia dah ngga terllau aktif lagi dan ngerintis usaha kontraktor sendiri
mpri : kisanak udah punya aset yang luarbiasa juga
mpri : dengan ataupun tanpa timun emas

6:03:02 PM, selesai
selesai? yakin sudah selesai? sepertinya belum ya. Saran saya sih kalau kisanak kebetulan baca posting ini masih banyak orang di negeri ini yang masih lebih mudah dipengaruhi. Orang orang seperti ini akan dengan mudah menjadi aset dan mesin uang yang bisa bekerja untuk kisanak.



Jumat, Mei 02, 2008

mlmym (bagian kesatu)

masih ingat wyswyg, What you see is what you get. Pertama kali dengar istilah ini sekira SMP, dari salah satu program spreadsheet. MLMYM nggak ada hubungannya dengan WYSWYG, hanya sama sama tanpa huruf vokal saja. Kemajuan teknologi, social network, mailinglist, instant mesagging, rupanya tidak disia-siakan oleh banyak orang untuk berusaha.Boleh dong usaha, harus malah. Termasuk usaha multi level marketing. Sekitar dua tahun lalu dari sebuah jaringan social network seorang memberi pesan, untuk ikut memasarkan produknya. Ini seorang yang tdak saya kenal, saya tolak karea memang tidak punya waktu untuk itu, selesai.

Sesaat sebelum tugas akhir dulu sempat nyambi menjadi desainer grafis yang pemiliknya seorang motivator handal mlm, salah satu pekerjaan tim multimedia yaitu membuat video motivasi, dan tentu saja profil sukses usaha jaringan mlmnya. Yang dimaksud presentasi motivasi ini membuat orang dari tidak tahu apa yang harus dilakukan (dibaca orang yang tidak punya visi/versi mlm) hingga jadi tahu visi dan mimpinya dan semangat (sekali) tentunya dalam lingkup jaringan mlmnya. Sedangkan video suksesnya bercerita dari era susah payah merintis jaringan bisnisnya hingga mempunyai tim yag solid, ditutup dengan foto liburan di luar negeri bersama keluarga. Sebelum bekerja paruh waktu disitu ada kuisoner juga yang kita isi tentang bidang yang diminati, kebetulan untuk bagian minat terhadap bidang merketing dan distribusi saya tidak punya minat kearah situ dan tidak saya isi. Karena itu pula boss si motivator handal ini tidak pernah berupaya mengajak saya untuk ikut jaringannya. Dari sini juga saya tahu bisnis MLM bukan bisnis mudah, tidak mudah untuk memotivasi penjual es yang jualan saat hari hujan, atau jalan martabak panas di siang bolong.


Memotivasi orang menggerakan orang perlu energi super. Dan menariknya ini bisa dipelajari. Lebih menarik lagi karena biasanya salah satu iming imingnya adalah keuntungan berlipat saat sudah duduk di posisi tertentu. Yang sering dilupakanini adalah bisnis menjual produk, bukan sekedar merekrut orang seperti parpol saat pilkada dengan mekanisme piramida yang menguntungkan.

Dalam sekira sebulan terakhir ini saya disegarkan kembali dengan MLM ini karena 3 Peristiwa. Seorang sahabat yang memforward proposal bisnis sejenis MLM, silakan dipelajari, berupa presentasi power point. Produk yang menamakan diri buying group dari Australiaini kelihatannya lebih transparan mekanismenya dari MLM yang lebih dulu masuk, dan tidak ada iuran member. Karena ini sahabat dekat dan tahu persis karakter saya, berhenti sampai disitu. Saya baca dan pelajari, kesimpulannya saya tidak tertarik dengan produknya yang lumayan mahal.


Kedua, tetangga yang sangat aktif dalam jaringan MLMnya asal amerika yang telah berhasil menjadikan istri saya membernya .Cukup aktif menawarkan berbagai produk, membawakan berbagai kaset tips hidup sehat, yang tentu saja ditutup dengan penawaran produk. Saya dan istri lebih memilih produk alami,bukan produk dari bahan alami, ada jeruk nipis, ada makanan bergizi, ada madu dan ada genjotan sepeda seminggu dua kali. Lho kok jadi member? Ya biar cepet pulang aja, kata istriku. Saya cuman ingatkan jangan beli produk karena alasan pertemanan atau iba, atau karena terganggu. Kalau memang butuh dan suka dengan produknya ya jangan ragu. Tapi sepertinya tetangga kami ini tidak cukup puas hanya menjadi membernya, ingin juga sebagai member yang produktif. Ikut berbagai seminar yang selalu ditolak karena kesibukan.Tidak tanggung tanggung dibawakannya juga motivator handal ke rumah, dengan serangkaain pertanyaan visi, mimpi dan target. Denger ceritanya lucu juga, karena Ibu tetangga ini kadang datang justru di saat istri yang walaupun di rumah tidak dalam keadaang nganggur sedang sibuk sibuknya. Sepertinya harapan mereka untuk menjadikan istri saya member aktif agak susah, sepertinya kemenangan terbesar mereka saat menjadikan istri saya member. Cara terefektif membuat motivator ini pergi dengan sms aneh ke hp ku, Kang tolong telpon ke rumah dong..pura-puranya ada kerjaan yang musti dikirim biar ibu ibu ini cepet pulang...hihihi

Belum lama ini giliran saya, kalau kemren hanya bisa ketawa ketiwi denger ceritanya kali ini jadi objek penderita. Kadangkala seorang dengan inisial nama aneh meng-add kita di instan mesengger yang hampir selalu on saat jam kerja di kantor. 'nick'nya bisa aneh aneh sebut saja kudalumping@xxxo.com, Bagong@xxx.com, Tikotok@xxx.com, kemoceng@xxx.com. Hampir selalu saya ok kan. Siapa tahu teman lama dan memang hampir selalu begitu, ternyata si kemoceng adalah teman sebangku saat sd yang kebetulan nyasar di blog ini. Ada juga teman baru,yang kebetulan ingin menanyakan hal baru, cari makanan halaldi denpasar di mana, atau hal teknis bikin atap alang alang pakai 3Dmax gimana.

Ternyata ada juga teman baru, yang meng-add saya untuk ikut jaringan MLMnya, mari sukses bersama kami !!! Sebuah jaringan mlm asal negeri tirai bambu. Tidak tanggung tanggung yang ditawarkan … kapal pesiar, jalan jalan ke luar negeri. Nah ini menarik! Menarik karena saya tidak pernah tertarik dengan bisnis semacam ini. Dan pendekatan yang disampaikan bukan saat kita makan seperti saya lihat di kantin salman ITB sepuluh tahun lalu, saat makan siang. Tapi langsung ke meja kerja kita saat kerja, bisa jadi hiburan saat suntuk bisa jadi menganggu juga. Selama sopan saya anggap materi pengayaan saja sekedar sharing, kalau ada kata kata yang tidak sesuai dengan frame berpikir saya rasanya memang sulit untuk menjadi reader di posisi seperti ini, waktunya melakukang tackling dengan cantik tentunya.Seperti komentar Om Anto di posting saya tentang reader, sulit jadi reader untuk statement yang ngak valid.

Jawaban saya tidak punya minat dan waktu ternyata tidak memuaskannya dan terus mencecar dengan berbagai pertanyaan.
Dialog aslinya panjang, dan sayangnya tidak sempat saya save. Ini hanya bebeapa kalimat pertanyaan yang kalau dalam film Goodfather "Insult my intelegence". Ini beberapa petikan langsung ke klimkas dari pendahuluan yang cukup panjang dan berputar.

Bapak percaya Tuhan kan?
Pertanyaan ini mencurigakan, Sepertinya ada dua tiga kalimat susulan sesudahnya saya jawab ringan saja percaya
Bapak percaya kan tuhan itu adil, Nah kalau bapak percaya Tuhan itu adil bapak juga bisa sukses seperti orang orang lainnya di timun mas (misal mlmnya bernama timun mas)
Saya percaya sekali tuhan itu adil, Saya juga percaya kalau Tuan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau mereka sendiri tidak mengbahnya. Saya juga percaya jalan sukses itu sangat banyak (tentunya tidak harus ikut jalan anda kan). Kalau bahasa aa gymnya mah cicak tidak harus bersayap untuk jadi pemakan nyamuk

Kenapa tidak tertarik apa punya masalah dengan PD?
Pertanyaan ini juga lucu. Saya ini bergerak di bidang desain, untuk mengeluarkan sebuah ide perlu percaya diri. Kalau diri sendiri tidak percaya bagaimana orang lain bisa percaya. Sebelum pertanyaan ini diajukan sebaiknya pelajari dulu latar belakang profesinya jangan sekali kali ajukan pertanyaan ini pada arsitek, desainer, seniman, pengacara. Kalau kebetulan anda teman ym saya itu baca, anda perlu hati hati dengan orang di profesi ini. Mereka suka pekerjaannya.

Memang susah yang untuk berendah hati mempelajari hal baru. Tak kenal maka tak sayang pak..
Pernyataan ini cukup lucu (baca mengganggu) Tanpa minat belajar sesuatu itu mustahil. Buang waktu. Minat saya terhadap banyak hal sudah cukup banyak, dan banyak diantaranya yang saya pelajari sendiri, fotografi, animasi, arsitekur, desain,olahraga. Itupun saya harus memilih satu yang harus saya pakai buat cari makan, sisanya ya sekedar hobi saja.

Untuk membangun masjid, gereja juga kan perlu uang Pak
Pertanyaan ini tidak saya jawab. Seperti melihat padi yang kosong isi berasnya. Kenapa larinya harus selalu ke materi ya, aneh juga. Menurut saya ini frame berpikir yang sangat sempit. Membantu orang itu bisa hanya dengan upaya sepele memforward lowongan kerja, beasiswa, bisa membantu dengan keringat. Membantu dengan materi justru option terakhir. Ini cara pendek ala artis sinetron biar masuk surga tentunya. (maaf loh kalau anda artis sinetron).

Memang banyak sekali orang yang antipati ya dengan MLM
Justru malah saya salut sama orang orang yang bergerak di bisnis ini biasanya rata rata mempunyai skill bicara sangat baik dan motivasi luar biasa. Saya pernah ikut seminar Pak Tung Desem tentang marketing, menurut saya metode pak Tung selangkah lebih maju, karena yang dipasarkan bukan produk dalam jaringan MLM tapi bisa apapun,you are the boss. Bisa bisnis bengkel motor, usaha jahitan, jika PNS pun motivasi kerja sengat berguna. Jadi pengusaha itu jauh lebih menantang.

What is your dream?
Here come the ultimate question, Kalau mimpi anda punya kapal pesiar, jet pribadi. Ini bisa dicapai jika anda bergabung bersama kami. Tidak susah mencari orang yang orientasi hidupnya materi, jika orientasi hidup anda bukan materi pertanyan selanjutnya kembali ke dua pertanyaan sebelumnya.

Berapa % dari mimpi anda sudah tercapai
Mimpi saya tidak bisa dipresentasekan. Terus bertambah, kadang berubah. Menghayalkan hal lain padahal sudah ada di track yag tepat, takutnya malah jadi kufur nikmat. Jika kita berpikir linier, gaji sebulan misal satu juta ditabung 500 ribu. dalam 12 bulan akan terbeli motor seharga 6juta. Ya itulah yang akan didapat. Dengan perhitungan linier mungkin saya belum akan menikah dan masih terus menabung, Dengan perhitungan linier saya belum mungkin mengendarai kendaraan roda empat. Sudah jauh hari saya buang hitungan dan target linier. Berusaha, berdoa, hasilnya kalau bersyukur biasanya kita dapat lebih dari yang diharapkan.

Bosan dengan rutinitas kerja?ingin financial freedom dan waktu tak terbatas?
Saya suka dan menikmati pekerjaan saya, saya bersyukur dengan apa yang saya dapat. (Kalau jawaban anda ya saya sudah sangat lelah dan muak dengan pekerjaan ini mereka akan siap membantu anda mencapai mimpi anda).

Kalau alasan anda tidak punya waktu apa kalau ada waktu anda akan tertarik?
Tidak, karena saya tidak punya minat. Kalau saya butuh produk anda tentu saya akan beli.

Orientasi saya bukan hanya materi. Sudah waktunya membuat hidup ini lebih seimbang. Buat yang belum tau harus ngapain, waktunya tentukan ngapain sesuaikan dengan minat potensi dan kemampuan. Buat yang punya mimpi tinggi dan target besar jangan sampe jadi beban berat dan hati beku. What you see is not always what you get.

Semoga teman baru ym saya ini terus membuka mata dan telinganya untuk melihat dan mendengar begitu banyak peluang di sekitar kita. Selamat berjuang

bersambung...

Rabu, April 02, 2008

Senyum Pak Satpam, trilogi

Bagian satu

Pagi ini menyempatkan diri ke Bank BNI di Ubud sebelum berangkat ke kantor, karena harus transfer dari BCA ke BNI agak ribet, antrian BCA lebih panjang, lewat atm pun BCA dan BNI tak bersahabat. Jadinya tarik dulu lewat atm BCA trus setor ke rek BNI bru ditransfer lagi ke sesama BNI. Ubud, kota kecamatan yang kecil, dan BNI disini hanya dua counter petugas.

Begitu datang pintu otomatis dibukakan, bukan oleh mesin tapi oleh petugas satpam sambil senyum dan memberikan nomer antrian, sayapun balas senyuman pria tegap ini isi slip setoran lalu duduk menunggu nomor antrian dipanggil. Walaupun hanya kantor cabang kecil, yang datang macam macam tidak hanya orang Indonesia, ada dua Bule yang fasih berbahasa Indoenesia juga pagi itu. Dari percakapannya dengan petugas kliring sepertinya sudah biasa mereka datang kesana setiap bulan, bahkan sempat menanyakan kabar istrinya yang namanya Indonesia banget. Orang Bule yang bermukim di Bali lebih merasa tersanjung bila disebut dengan sebutan 'Pak' daripada 'Mr' atau 'sir' lebih ngendonesia. Pak Bule jangan marah, bila saya sebut Bule ini bukan ungkapan rasis, soalnya ada juga beberapa Bule sensitif yang merasa ungkapan "Bule" ini rasis, mungkin baru datang ya ke Indonesia. Tak heran juga walaupun Bank ini relatif kecil dengan ukuran ruangan tak lebih dari 6 x 6 meter ada juga petugas polisi bersenjata semi otomatis buatan pindad berjaga disana.

Tapi bukan hal itu semua yang menarik dari antrian bank pagi tadi. Setelah mengambil nomor banyak juga tamu lain yang datang. Dan Pak Satpam pun membukan pintu sambil senyum seperti yang dia lakukan pada si Mbok, Pak Bule, Engkoh, Pak Tua, dan lainnya. Yang menarik dari semua yang dia bukakan pintu dan berikan senyuman tidak semua membalas senyumnya.
Entah dari rumah sudah membawa masalah banyak atau bagaimana, ada juga beberapa orang yang merasa itu pintu otomatis dengan suara "Selamat pagi, silakan.." (dibaca seperti anda Kakaktua atau Bel otomatis).

Kalau saja pagi itu kita bertukar posisi menjadi satpam dan satpam menjadi saya. Wah..tentunya badan saya jadi langsung berotot dan berisi, kayaknya ini satpam rajin olahraga ya. Jangan salah sangka dulu Pak Satpam saya pria normal dan sudah beristri. Tentunya walaupun pekerjaannya sederhana dimata kita, balasan senyum dan sekedar eye contact adalah wujud apresiasi yang luar biasa buat Pak Satpam.Sepertinya dia sedang melakukan hal yang sama siang ini. Tetap tersenyum walaupun senyumnya tak berbalas, atau bersenyum sebelah..muka. Selamat bertugas pak..

Jadi teringat cerita lainnya.., bagian dua
Saat wisuda di Sasana Budaya Ganesha dulu Oktober 2002, wisudawan kala itu disalami oleh Pak Kusmayanto Kadiman rektor ITB saat itu yang sekarang menjadi Menristek dengan senyuman. Ajaibnya tidak ada satupun wisudawan yang terlewat diberi senyum, dari layar depan bisa dilihat Senyum diberikan pada setiap wisudawan saat bersalaman yang jumlahnya ribuan. Hal sepele yang membuat saya secara personal cukup terkesan,entah apa rektor ITB sekarang punya energi senyum yang sama. Buat dia sepele buat wisudawan yang tidak diberi senyum atau salaman sambil ngobrol akan terekam seumur hidupnya.

Malah teringat cerita lainnya lagi..., bagian tiga
Cerita dari pak Asep Bakery, Pak Asep ini dulu kerja di carrefour di Jakarta di bagian Bakery. Sesama warga Indonesia kami bertemu di Bahrain saat Asep bakery ini kerja di G'eant Bahrain, supermarket besar franchise dari perancis. Saya ini dulu sekolah di sekolah "Babu" maksudnya Pak Asep ini di enhai, akademi perhotelan di Bandung. Jadi ya diajarkan caranya senyum sama pelanggan. Anehnya ketemu kasir kasir di Bahrain ini kok hampir semuanya pada jutek dan nggak senyum sama customer. Waktu saya tegor, kok ngga senyum sih sama customer. Ngapain senyum senyum nanti dikira kita ganjen apa? Beda budaya ternyata beda juga maknanya ya. Mungkin disana banyak cowok yang kegeeran kalau dikasih senyum.

Dah segitu aja ntar ngga trilogi..
Tadi siang sama petugas kantin yang anterin makanan senyum nggak?
Ngapain senyum senyum nanti dikira kita ganjen apa?halah...ya sss aja, senyum secukupnya saja.


Senin, Maret 31, 2008

sayembara buat yang suka sepedaan



Sayembara meanrik buat yang suka sepedaan, ada yang kurang dengan sepeda anda? Ingin buat sesuatu tapi belum diproduksi di pasaran?

hadiahnya lumayan
1st prize: $5000,2nd prize: $3000,3rd prize: $1500,Most Popular prize: $500. Deadline 30 April 2008. Public voting 30 April - 13 Mei 2008

informasi lengkapnya bisa dibaca di social design network, atau di inhabitat

Warung Tetangga

Heboh film fitna di Belanda yang didukung tokoh politik Belanda Geert Wilders
lumayan bikin gerah dunia Islam. Sepertinya dia tak mau kalah dengan Hanung Bramantyo, yang memfilmkan ayat ayat cinta, tentunya dari sudut pandang yang jauh berbeda. Mantan PM Malaysia Mahatir Muhammad menyerukan untuk memboikot produk Belanda. Reaksi Iran bahkan lebih keras lagi bahkan mengancam untuk menyetop hubungan diplomatik dengan Belanda. Sekjen PBB asal Koren Bang Kimun (temennya Bang Yos) juga mengutuknya, kekebasan musti diimbangi dengan tanggung jawab sosial.

Lucunya Pemerintah Belanda sendiri tidak mendukung propaganda sentimen terhadap Islam ini. Tapi yang Lebih lucu lagi tidak ada reaksi apapun. Bayangkan seorang dari anak anda menumpahkan es krim dengan sengaja ke muka anak tetangga anda. Splat!!! Saya tidak menyetujuinya, tapi anda tetap membiarkan anak anda cengar cengir dengan aksinya dan tanpa aksi sama sekali. Contoh sederhana yang bisa dicerna semua orang.

Negara kecil ini sepertinya tidak belajar dari pengalaman negara tetangganya Denmark saat kartun yang mendiskreditkan Muhammad SAW, membuat banyak produk Denmark di banned di banyak negara Islam. Blog tidak penting yang isinya tidak aktual ini pun rasanya perlu untuk mengungkapkan kekecewaaannya pada pemerintah Belanda yang diam saja. Iseng iseng googling apa saja produk Belanda yang ada di Indonesia?

Ternyata lumayan banyak kalau intip wikipedia terutama di industri pengolahan makanan , ada Unilever dengan turunan produknya yang seabrek di Indonesia diantaranya saja Knorr, LifeBuoy, Lipton, Lux, Omo, Ponds, Radiant, Rexona, signal, slimfast, sunlight, sunsilk, surf, vaseline, walls, calve, amora, hellmans, dove, domestos, comfort, chif, doriana, country rock, blueband, bertolli, flora, becel, axe. Ada heineken di industri minuman keras. Ada frissian flag yang logonya diambil dari bendera provinsi Friesland penghasil susu di Belanda di industri susu, dengan berbagai produk susu berbagai umur frissian flag 123, 456, calcimex, omela. Phillips yang aslinya Koninklijke Philips Electronics N.V. dengan seabropk produk elektrik dari lampu hingga setrika.

Suatu sore saya menyuruh keponakan saya membeli sesuatu di warung tetangga. Anak pemilik warung dengan sengaja menumpahkan es krim di muka keponakan saya. Si pemilik warung hanya diam saja menyaksikannya. Saya hanya melihatnya dari kejauhan, sambil meredakan tangisan ponakan yang mukanya masih penuh es krim. Saya bisikan pelan, udah besok nggak usah beli di warung itu lagi. Bukan reaksi yang berlebihan kan, walaupun warung tetanggaku itu relatif komplit dagangannya dan kebetulan saja rambutnya pirang.

Jadi jangan aneh kalau besok, badan ini agak apek karena tak pake lagi deodoran produk Belanda itu besok. Lampu rumah yang putus akan saya ganti degan merek murah meriah pabrikan Bekasi. Susu? minum produk kotak buatan lokal, rasa beda dikit tak apalah.

Kamis, Maret 20, 2008

Detik Hidup

Terkadang postingan blog hanya saya simpan di draft untuk jangka waktu yang lama, menunggu waktu yang tepat atau keburu lupa dan akhirnya terkubur dalam tumpukan file wordpad. Hari ini kalau menurut penanggalan Islam, menurut kalender Hijriyah tepat sepuluh tahun Almarhum Ayahanda kami Agustori Abdul Fattah Jasin, meninggal dunia 12 Rabiul Awal hari yang akan selalu kami ingat, bertepatan dengan maulid Nabi. Mungkin tidak patut dihubung-hubungkan, tapi semoga alm. Ayahanda kami termasuk golongan orang yang dicintai Rasulullah. Sepuluh tahun ternyata tidak terasa, rasanya baru beberapa hari yang lalu.

Saat Ramadhan tahun lalu, Seperti biasa saat selesai sahur sambil Nonton tafsir Al Misbahnya Prof Dr Quraish Shihab di Metro TV membahas surat Al Imran. Pembahasan yang cukup lugas dan sederhana dinikmati sambil terkantuk kantuk di depan tv. Yuk shalat shubuh..(ajak ikaku yang saat iti di WITA (waktu indonesia tengah) sudah memasuki waktu shalat subuh. Ntar ah..dengerin lagu penutupnya dulu, sebenernya pembenaran posisi tubuh yang seang cukup PW/posi wenak terlentang ditonton TV, menonton25% ditonton 75%.

ternyata Gito Rolies membawakan lagunya Abah Iwan, berjudul detik hidup

Detik-detik berlalu dalam hidup ini
perlahan tapi pasti menuju mati
kerap datang rasa takut menyusup di hati
takut hidup ini terisi oleh sia-sia
pada hening dan sepi aku bertanya
dengan apa kuisi detikku ini
tuhan kemana kami setelah ini?
adakah Engkau dengar doa’ku ini?
amien, ya Robb al’ alamien…

Kali itu kali pertama saya mendengarkan lagu detik hidup ciptaan abah Iwan ini. Mendengar syair lagu yang begitu dalam itu dada terasa sesak, otot kaki menegang dan air mata otomatis keluar. Mungkin karena saat itu yang menyanyikannya almarhum Bangun Sigito ang menyanyikannya bukan hanya dengan mulut tapi dengan hati.

Saat itu alm Gito Rolies tengah berkawan dengan penyakitnya, penyakit yang sama yang menjadi jalan buat almarhum Papa kembali pada-Nya. Maret 2005 bertemu alm. Gito Rolies dan istrinya sempat bertegur sapa dan menyebrang jalan bersama di sebuah jalan di sudut Singapura. Baru beberapa waktu kemudian tahu dari infotainment beliau sedang berobat.

Jangan takut mati, tapi takut hidup ini terisi oleh hal yang sia-sia.
Syair Abah Iwan yang dalam sepertinya merupakan pemahamannya akan sebuah suat pendek yang sudah kita hapal sejak kecil, hanya 3 ayat, surat yang kerap dipakai para sahabat untuk mengakiri berbagai pertemuan.Surat Al-Ashr, yang menurut Imam syafii, surat pendek yang mengimpun isi Al-qur'an.

Semoga kami dijauhkan dari kesia-siaan.

baca juga:
Belajar dari abah iwan abdurrahman, Pepih Nugraha

Penggemar abah iwan, perlu mampir disini
Renungan kang Jalal tentang surat Al'Ashr, kontekstual nih dengan peringatan Maulid Nabi.
Kalau koneksinya kenceng unlimited, ada tafsir Prof Quraish Shihab tentang surat 2 ayat ini disini

Senin, Maret 17, 2008

Leader & Reader




Judulnya ditulis dengan bahasa inggris tapi isi tulisan ini tidak, kena sindrom campursari cincha lowra? Nggak sih sekedar maksain aja biar frasenya unik, left right,leader reader. Untuk sementara saya cerita reader dulu ya. Doyan baca buku? termasuk reader? Apa berarti kalau kita suka baca buku berarti jadi reader yang baik juga. Selain buku banyak sekali hal hal tidak eksplisit yang bisa kita baca di lingkungan sekitar kita. Jadi kalau ditarik benang lebih luas lagi yang mau saya bahas disini bukan reader si pembaca buku tapi lebih kepada reader yang sifatnya attitude, mungkin lebih tepat kalau disebut listening skill.

Beberapa orang yang saya temui entah sengaja atu tidak puya sifat reader yang begitu menonjol. Orang orang seperti ini akan sangat nyaman dijadikan teman bicara. Sayangnya ini bukan sifat bawaan saya, jadi masih ingin belajar jadi reader yang baik. Masih sering banget diprotes istri karena suka motong cerita, masih sering banget diprotes isti karena dengerin ceritanya sambil ngerjain sesuatu yang lain tanpa eye contact, padahal aku kan multitasking person..lah Gus Dur aja bisa ngobrol sambil tidur (bukan tiduran ya). Masih sering banget istriku cerita sesuatu yang (dianggapnya) menarik, terus aku kasih komentar berita yang (dianggapku)menarik di tv (halah ngga nyambung kan). Ya itu cuman beberapa pengakuan, bahwa untuk menjadi good reader tidaklah gampang.

Sabtu kemaren di sebuah toko perkakas di Kuta, ketemu seorang teman yang berbisnis di bidang web design. Ada yang unik dari teman saya ini, kesan yang menonjol adalah dia reader yang baik. Tidak memotong kalimat, selalu ada eye contact, dan respon positif dari apa yang kita ceritakan. Obrolan pun jadi enak, apalagi bawaan saya yang teller, bacoter (baca tukang bacot), tukang cerita agak susah stop cerita ketemu orang tipe macam ini. Mungkin disini background profesi berpengruh juga sebagai web designer yang biasa bertemu berbagai macam karakter orang, arogansi, perilaku, keiginan yang berbeda memang perlu listening skill yang mumpuni si klien maunya apa.

Reader yang baik selain pengumpan bola yang baik bisa mengembalikan bola dengan baik juga, ya mau ngga mau musti tahu banyak hal. Membaca? cari banyak informasi? Tidak selalu..kita juga bisa juga jadi reader dadakan, kadang kita ketemu orang yang bidangnya sama sekali 'gelap' buat kita. Justru kegelapan ini juga yang bisa jadi bahan pembicaraan menarik. Dan reader yang baik tidak perlu malu untuk menunjukan ketidak tahuannya. Reader yang hebat juga tidak mengeluarkan semua amunisinya sekaligus, tidak semua yang kita tahu perlu dikeluarkan dan dikatakan. Orang akan lebih menaruh hormat pada orang yang mengatakan yang dia tahu, tapi tidak menambah nambah yang tidak dia tahu (mati gaya ntar) bertanya tidak akan menjadikan seseorang lebih hina, menceritakan semua yang kita tahu sebaliknya hana menunjukan batas dari pengetahuan yang kita tahu, waduh jadi jebakan batman yang namanya kesombongan kalau begini.

Sepertinya tidak terlalu sulit untuk menjadi reader yang baik buat orang yang kita hormati, orang yang kita butuhkan informasinya. Walaupun tidak selalu sukses, tidak selalu perintah boss, atau maunya klien tertangkap dengan baik oleh kita. Yang paling puas adalah ketika kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik karena data kita sebagai reader cukup mumpuni.

Apakah setiap leader adalah reader yang baik? Nah ini juga special skill yang levelnya lebih tinggi lagi. Mungkin tidak susah bagi anak kecil untuk mendengar nasihat orang tuanya. Tidak susah juga buat seorang bawahan mendengar perintah bosnya. Tidak susah buat seorang web design mendengar apa mau si klien. Yang lebih susah ketika kita mau mendengar orang yang kita anggap lebih rendah, atau malah nggak penting. Mendengar disini bukan berarti menuruti loh, denger aja dulu. Perkara itu dituruti atau dibantah, itu di bab lain.

Reader yang hebat akan tetap tersenyum ketika ide lawan bicaranya dianggapnya aneh, perlu dicounter dan tetap tidak terbawa emosi gaya permainan lawan bicara. Teringat kisah saat Rasulullah mau mendengarkan masukan dari bawahanya tentang strategi perang dari bawahannya, Beliau bukan saja reader yang baik, Tapi juga Leader yang baik. Seorang pengemis Yahudi tua yang tak lagi bergigi merasa kehilangan manaakala suatu hari orang yang selalu mengunyahkan makanan untuknya tidak lagi datang pagi itu, mana mungkin orang yang selalu mengunyahkan makanan untukku itu Muhammad yang baru saja meninggal. Saya selalu menceritakan keburukan Muhammad padanya (Muhammad) dan dia hanya tertawa tawa kecil.

Susah juga ya jadi reader, apalagi leader, apalagi leader yang reader. Jembatan keledai, cara yang mudah yang lagi saya coba dengan sesedikit mungkin berkata tapi kan...atau sebaliknya tuh kan...Tetep senyum dengerin dulu, setuju atau tidak setuju bisa dibahas kemudian. Kematangan kita atau lawan bicara bisa dilihat dari sikap kecil ini.

Terimkasih Ika koreksinya, semoga kubisa jadi reader yang lebih baik.

Minggu, Maret 16, 2008

Melawan Sakit atau Berkawan Sakit

Rute bersepeda minggu kemarin lewat Banjar Tunon Singakerta Ubud sepertinya harus diubah. Musim kawin anjing sepertinya mengubah temperamen anjing menjadi lebih agresif. Tidak tanggung tanggung dicegat 6 ekor anjing kampung, dan berhasil lolos setelah bunyi bel sepeda dan halauan pak tani yang kebetulan lewat. Tapi sepertinya ika masih kapok gigitan satu ekor anjing disepatunya walaupun tak sampai luka. Mingu pagi ini merencanakan rute sepedaan lebih jauh lagi, Sibang-Ubud downtown, Pulang nanjak pergi turun, pulang pergi sekira 30 km. Walaupun saat yang bersamaan hari ini ada Bali Fun Bike dengan rute lapangan Lumintang, sawah Sibang yang biasa kami lalui. Sepertinya perjalanan ke Ubud lebih menarik, sawah Sibang dengan tanjakan U nya pun otomatis dilewati. Saat bersiap siap sebelum berangkat, telp bunyi pukul 06.30. Tenyata Bu Adi tetangga depan rumah kami. mengabarkan saudara kami Pakde Anang Kusdario pelukis Ubud, telah berpulang ke rahmatullah. Innaliahi Wa ina ilahi rajiun. Untung saja kami belum berangkat. Rencana pun dirubah, hanya delapan KK muslim di perumahan kami yang kurang dari 40 rumah di Denpasar Utara (coret) Bali ini. Pasti ada yang bisa dibantu disana.

Pa
kde Anang bisa dipanggil anak anak di perumahan ini adalah sosok yang hangat. Saat saya pergi kerja senyum pak Anang ini hampir pasti menyapa kepergian ke kantor. Tak berbeda saat pulang kadang senyumnya menyapa saya dan juga penduduk sekomplek ini. Rumahnya yang sekaligus studionya AK Studio selalu terbuka pintunya, menandakan pak Anang is in the house. Anak anak pun dibiarkannya masukke studionya untuk main karambol, atau apalah, dari polah mereka kadang kita bisa dapet ide buat melukis, ujarnya. Ketua Lingkungan di perumahan kami ini awalnya membuat saya heran, kok bisa ya ketua Lingkungan seorang muslim yang minoritas hanya 8 KKdari 40KK. Sejak muda tahun1983 Pak Anang memang telah merantau ke Bali, masuk keluar kampung, menjadi pelukis di Ubud Bali, daerah impian para pelukis sejak dulu. Pak Anang tidak pernah mendapat pendidikan formal bangku seolah seni lukis, tidak lulus ujian mask ISI Yogyakarta tidak membuat dua patah semangat. Saya jadi mahasiswa selundupan saya ikuti semua kelasnya, hanya saya tidak ikut ujian saja. Empat orang teman kos saya di Yogya semunya mahasiswa 'beneran' bukan siluman seperti saya tidak ada yang jadi pelukis ada yang jadi pegawai negeri, pengajar.

Agak berbeda setahun belakangan ini kondisinya merosot karena penyakit gagal ginjal
yang dideritanya. Pintu yang terbuka agak jarang lagi terbuka. Aura yang berbeda dari keseharian sebelumnya. Seminggu sekali dia harus cuci darah ke rumah sakit, belakangan menjadi dua kali seminggu. Biaya cuci darah tidaklah murah, Beliau mendapatkan kemudahan dari rumah sakit untuk mengurus surat surat yang diperlukan atas saran dokter. Penyakit Bapak ini bisa membuat orang kaya menjual tanahnya sudah habis masih berhutang, saran kami bapak urus surat2 Bapak supaya bisa mendapatkan Bantuan dari Pemerintah, bapak tidak usah malu, bapak butuh bantuan,begitu diceritakan Pak Anang sewaktu kami jenguk di RS Sanglah sekira setaun lalu.

Kenaikan BBM yang selama ini menjadi umpatan banyak orang ternyata menolong Pak Anang, dengan dana subsidi BBM ini Pak Anang bisa cuci darah tanpa biaya sama sekali, Subhanallah. Mengingatkan saya pada almarhumah nenek Tuti, pegawai negeri kejaksaan di Palembang yang mendapatkan fasilitas gratis perangkat cuci darah. Menarik mengutip kalimat Dokter saat itu Berpuluh puluh tahun tahun begawi buat negara, nah sekarang giliran negara yang bayari Ibu Tuti. Bedanya pak Anang bukanlah pegawai negeri, hanya pelukis yang menikmati hidup dengan kesederhanaan. Pertolongan Allah memang datang dari jalan yang terkadang tidak kita duga duga. Kalau sudah nonton SICKO Michael Moore, akan terasa perbedaannya. Jika kita berpikir pertolongan akan datang dengan linier, memang pertolongan hanyakan datang dengan linier macam Asuransi Kesehatan dan lainnya. Kalau berpikir dengan pita lebih lebar, kebaikan seseorang pada banyak orang siapa sangka bisa mendatangkan pertolongan yang tidak diduga duga (yang mungkin tidak tertuliskan di kalkulasi otak manusia), anda boleh kok tidak setuju.

Salah satu lukisan 'Pakde'Anang Kusdario,Teacher, 30,40 Mixed on canvas, AK-Studio

Berkawan sakit atau melawan sakit? Kalimat pertama buat sebagian orang memang terasa Aneh, Kalimat kedua sepertinya sudah biasa di de
ngar. Perspektif 'Barat' memandang penyakit berat sebagai sesuatu yang harus dilawan dengan semangat hidup yang tinggi, seperti pada pasien Kanker, gagal ginjal yang harapan hidupnya kecil, biasanya didorong untuk memiliki semangat hidup yang tinggi. Penyakit bukan untuk dilawan, penyakit tidak akan menyentuh badan seseorang tanpa izin-Nya. Selalu ada hikmah dalam setiap musibah dan ujian. Penyakit dalam perspektif Islam dihadapi bukan hanya dengan semangat hidup yang tinggi tapi dengan penyerahan diri dan kepasrahan yang luar biasa.

Entah apa anda pernah berada dalam situasi terjepit seperti ini, saat nasib orang terdekat kita seperti koin yang berputar di lantai gambar atau
angka? sesederhana itu lanjut atau cukup disini? Dalam situasi seperti itu, yang pernah saya alami, juga Bu Anang, dan juga siapapun yang pernah atau akan merasakannya, diri kita ini seperti menciut luar biasa kecil (leutik hate basa sundana mah), hati merasa kecil, terserah pada yang Kuasa. Perasaan tertekan yang harus diimbangi penyerahan diri luar biasa. Saat doa yang dipanjatkan bukanlah doa kurang ajar hamba yang minta sembuh, tapi doa semoga diberikan jalan yang terbaik. Tentunya Kau tahu apa yang terbaik buat hamba yang maha pandir ini.

Pak Anang dalam masa sakitnya selama dua kali puasa dua kali lebaran ini menunjukan pelajaran luar biasa buat kami yang masih segar dan se
hat ini. Manfaatkan waktu dengan baik, mumpung masih muda pri...kamu tahu kan gaya hidup seniman kaya gimana? Jangan coba coba deh kaya saya dulu, baru terasa umur segini ini.

Nikmat sehat memang baru terasa saat dalam keadaan sakit. Kalau kita baru bisa sadari nikmat sehat saat sakit, betapa jarangnya kita bersyukur. Dala
m Islam sakit yang dihadapi dengan penyerahan diri pada Allah dan kesabaran (sama sekali tidak ada kata melawan penyakit?) adalah pengugur dosa. Pak Anang Kusdario menjalani hari hari sakitnya dengan sabar .Pak Anang yang saya kenal meninggal dalam keadaan yang husnul khatimah, akhir yang baik. Penilaian manusia yang sangat subjektif, seorang tetanga yang selalu disapa senyum ramahnya, semoga penilaian yang sama dari Allah SWT.Amiin..

Selamat jalan Pakde Anang...