Jumat, Mei 02, 2008

mlmym (bagian kesatu)

masih ingat wyswyg, What you see is what you get. Pertama kali dengar istilah ini sekira SMP, dari salah satu program spreadsheet. MLMYM nggak ada hubungannya dengan WYSWYG, hanya sama sama tanpa huruf vokal saja. Kemajuan teknologi, social network, mailinglist, instant mesagging, rupanya tidak disia-siakan oleh banyak orang untuk berusaha.Boleh dong usaha, harus malah. Termasuk usaha multi level marketing. Sekitar dua tahun lalu dari sebuah jaringan social network seorang memberi pesan, untuk ikut memasarkan produknya. Ini seorang yang tdak saya kenal, saya tolak karea memang tidak punya waktu untuk itu, selesai.

Sesaat sebelum tugas akhir dulu sempat nyambi menjadi desainer grafis yang pemiliknya seorang motivator handal mlm, salah satu pekerjaan tim multimedia yaitu membuat video motivasi, dan tentu saja profil sukses usaha jaringan mlmnya. Yang dimaksud presentasi motivasi ini membuat orang dari tidak tahu apa yang harus dilakukan (dibaca orang yang tidak punya visi/versi mlm) hingga jadi tahu visi dan mimpinya dan semangat (sekali) tentunya dalam lingkup jaringan mlmnya. Sedangkan video suksesnya bercerita dari era susah payah merintis jaringan bisnisnya hingga mempunyai tim yag solid, ditutup dengan foto liburan di luar negeri bersama keluarga. Sebelum bekerja paruh waktu disitu ada kuisoner juga yang kita isi tentang bidang yang diminati, kebetulan untuk bagian minat terhadap bidang merketing dan distribusi saya tidak punya minat kearah situ dan tidak saya isi. Karena itu pula boss si motivator handal ini tidak pernah berupaya mengajak saya untuk ikut jaringannya. Dari sini juga saya tahu bisnis MLM bukan bisnis mudah, tidak mudah untuk memotivasi penjual es yang jualan saat hari hujan, atau jalan martabak panas di siang bolong.


Memotivasi orang menggerakan orang perlu energi super. Dan menariknya ini bisa dipelajari. Lebih menarik lagi karena biasanya salah satu iming imingnya adalah keuntungan berlipat saat sudah duduk di posisi tertentu. Yang sering dilupakanini adalah bisnis menjual produk, bukan sekedar merekrut orang seperti parpol saat pilkada dengan mekanisme piramida yang menguntungkan.

Dalam sekira sebulan terakhir ini saya disegarkan kembali dengan MLM ini karena 3 Peristiwa. Seorang sahabat yang memforward proposal bisnis sejenis MLM, silakan dipelajari, berupa presentasi power point. Produk yang menamakan diri buying group dari Australiaini kelihatannya lebih transparan mekanismenya dari MLM yang lebih dulu masuk, dan tidak ada iuran member. Karena ini sahabat dekat dan tahu persis karakter saya, berhenti sampai disitu. Saya baca dan pelajari, kesimpulannya saya tidak tertarik dengan produknya yang lumayan mahal.


Kedua, tetangga yang sangat aktif dalam jaringan MLMnya asal amerika yang telah berhasil menjadikan istri saya membernya .Cukup aktif menawarkan berbagai produk, membawakan berbagai kaset tips hidup sehat, yang tentu saja ditutup dengan penawaran produk. Saya dan istri lebih memilih produk alami,bukan produk dari bahan alami, ada jeruk nipis, ada makanan bergizi, ada madu dan ada genjotan sepeda seminggu dua kali. Lho kok jadi member? Ya biar cepet pulang aja, kata istriku. Saya cuman ingatkan jangan beli produk karena alasan pertemanan atau iba, atau karena terganggu. Kalau memang butuh dan suka dengan produknya ya jangan ragu. Tapi sepertinya tetangga kami ini tidak cukup puas hanya menjadi membernya, ingin juga sebagai member yang produktif. Ikut berbagai seminar yang selalu ditolak karena kesibukan.Tidak tanggung tanggung dibawakannya juga motivator handal ke rumah, dengan serangkaain pertanyaan visi, mimpi dan target. Denger ceritanya lucu juga, karena Ibu tetangga ini kadang datang justru di saat istri yang walaupun di rumah tidak dalam keadaang nganggur sedang sibuk sibuknya. Sepertinya harapan mereka untuk menjadikan istri saya member aktif agak susah, sepertinya kemenangan terbesar mereka saat menjadikan istri saya member. Cara terefektif membuat motivator ini pergi dengan sms aneh ke hp ku, Kang tolong telpon ke rumah dong..pura-puranya ada kerjaan yang musti dikirim biar ibu ibu ini cepet pulang...hihihi

Belum lama ini giliran saya, kalau kemren hanya bisa ketawa ketiwi denger ceritanya kali ini jadi objek penderita. Kadangkala seorang dengan inisial nama aneh meng-add kita di instan mesengger yang hampir selalu on saat jam kerja di kantor. 'nick'nya bisa aneh aneh sebut saja kudalumping@xxxo.com, Bagong@xxx.com, Tikotok@xxx.com, kemoceng@xxx.com. Hampir selalu saya ok kan. Siapa tahu teman lama dan memang hampir selalu begitu, ternyata si kemoceng adalah teman sebangku saat sd yang kebetulan nyasar di blog ini. Ada juga teman baru,yang kebetulan ingin menanyakan hal baru, cari makanan halaldi denpasar di mana, atau hal teknis bikin atap alang alang pakai 3Dmax gimana.

Ternyata ada juga teman baru, yang meng-add saya untuk ikut jaringan MLMnya, mari sukses bersama kami !!! Sebuah jaringan mlm asal negeri tirai bambu. Tidak tanggung tanggung yang ditawarkan … kapal pesiar, jalan jalan ke luar negeri. Nah ini menarik! Menarik karena saya tidak pernah tertarik dengan bisnis semacam ini. Dan pendekatan yang disampaikan bukan saat kita makan seperti saya lihat di kantin salman ITB sepuluh tahun lalu, saat makan siang. Tapi langsung ke meja kerja kita saat kerja, bisa jadi hiburan saat suntuk bisa jadi menganggu juga. Selama sopan saya anggap materi pengayaan saja sekedar sharing, kalau ada kata kata yang tidak sesuai dengan frame berpikir saya rasanya memang sulit untuk menjadi reader di posisi seperti ini, waktunya melakukang tackling dengan cantik tentunya.Seperti komentar Om Anto di posting saya tentang reader, sulit jadi reader untuk statement yang ngak valid.

Jawaban saya tidak punya minat dan waktu ternyata tidak memuaskannya dan terus mencecar dengan berbagai pertanyaan.
Dialog aslinya panjang, dan sayangnya tidak sempat saya save. Ini hanya bebeapa kalimat pertanyaan yang kalau dalam film Goodfather "Insult my intelegence". Ini beberapa petikan langsung ke klimkas dari pendahuluan yang cukup panjang dan berputar.

Bapak percaya Tuhan kan?
Pertanyaan ini mencurigakan, Sepertinya ada dua tiga kalimat susulan sesudahnya saya jawab ringan saja percaya
Bapak percaya kan tuhan itu adil, Nah kalau bapak percaya Tuhan itu adil bapak juga bisa sukses seperti orang orang lainnya di timun mas (misal mlmnya bernama timun mas)
Saya percaya sekali tuhan itu adil, Saya juga percaya kalau Tuan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau mereka sendiri tidak mengbahnya. Saya juga percaya jalan sukses itu sangat banyak (tentunya tidak harus ikut jalan anda kan). Kalau bahasa aa gymnya mah cicak tidak harus bersayap untuk jadi pemakan nyamuk

Kenapa tidak tertarik apa punya masalah dengan PD?
Pertanyaan ini juga lucu. Saya ini bergerak di bidang desain, untuk mengeluarkan sebuah ide perlu percaya diri. Kalau diri sendiri tidak percaya bagaimana orang lain bisa percaya. Sebelum pertanyaan ini diajukan sebaiknya pelajari dulu latar belakang profesinya jangan sekali kali ajukan pertanyaan ini pada arsitek, desainer, seniman, pengacara. Kalau kebetulan anda teman ym saya itu baca, anda perlu hati hati dengan orang di profesi ini. Mereka suka pekerjaannya.

Memang susah yang untuk berendah hati mempelajari hal baru. Tak kenal maka tak sayang pak..
Pernyataan ini cukup lucu (baca mengganggu) Tanpa minat belajar sesuatu itu mustahil. Buang waktu. Minat saya terhadap banyak hal sudah cukup banyak, dan banyak diantaranya yang saya pelajari sendiri, fotografi, animasi, arsitekur, desain,olahraga. Itupun saya harus memilih satu yang harus saya pakai buat cari makan, sisanya ya sekedar hobi saja.

Untuk membangun masjid, gereja juga kan perlu uang Pak
Pertanyaan ini tidak saya jawab. Seperti melihat padi yang kosong isi berasnya. Kenapa larinya harus selalu ke materi ya, aneh juga. Menurut saya ini frame berpikir yang sangat sempit. Membantu orang itu bisa hanya dengan upaya sepele memforward lowongan kerja, beasiswa, bisa membantu dengan keringat. Membantu dengan materi justru option terakhir. Ini cara pendek ala artis sinetron biar masuk surga tentunya. (maaf loh kalau anda artis sinetron).

Memang banyak sekali orang yang antipati ya dengan MLM
Justru malah saya salut sama orang orang yang bergerak di bisnis ini biasanya rata rata mempunyai skill bicara sangat baik dan motivasi luar biasa. Saya pernah ikut seminar Pak Tung Desem tentang marketing, menurut saya metode pak Tung selangkah lebih maju, karena yang dipasarkan bukan produk dalam jaringan MLM tapi bisa apapun,you are the boss. Bisa bisnis bengkel motor, usaha jahitan, jika PNS pun motivasi kerja sengat berguna. Jadi pengusaha itu jauh lebih menantang.

What is your dream?
Here come the ultimate question, Kalau mimpi anda punya kapal pesiar, jet pribadi. Ini bisa dicapai jika anda bergabung bersama kami. Tidak susah mencari orang yang orientasi hidupnya materi, jika orientasi hidup anda bukan materi pertanyan selanjutnya kembali ke dua pertanyaan sebelumnya.

Berapa % dari mimpi anda sudah tercapai
Mimpi saya tidak bisa dipresentasekan. Terus bertambah, kadang berubah. Menghayalkan hal lain padahal sudah ada di track yag tepat, takutnya malah jadi kufur nikmat. Jika kita berpikir linier, gaji sebulan misal satu juta ditabung 500 ribu. dalam 12 bulan akan terbeli motor seharga 6juta. Ya itulah yang akan didapat. Dengan perhitungan linier mungkin saya belum akan menikah dan masih terus menabung, Dengan perhitungan linier saya belum mungkin mengendarai kendaraan roda empat. Sudah jauh hari saya buang hitungan dan target linier. Berusaha, berdoa, hasilnya kalau bersyukur biasanya kita dapat lebih dari yang diharapkan.

Bosan dengan rutinitas kerja?ingin financial freedom dan waktu tak terbatas?
Saya suka dan menikmati pekerjaan saya, saya bersyukur dengan apa yang saya dapat. (Kalau jawaban anda ya saya sudah sangat lelah dan muak dengan pekerjaan ini mereka akan siap membantu anda mencapai mimpi anda).

Kalau alasan anda tidak punya waktu apa kalau ada waktu anda akan tertarik?
Tidak, karena saya tidak punya minat. Kalau saya butuh produk anda tentu saya akan beli.

Orientasi saya bukan hanya materi. Sudah waktunya membuat hidup ini lebih seimbang. Buat yang belum tau harus ngapain, waktunya tentukan ngapain sesuaikan dengan minat potensi dan kemampuan. Buat yang punya mimpi tinggi dan target besar jangan sampe jadi beban berat dan hati beku. What you see is not always what you get.

Semoga teman baru ym saya ini terus membuka mata dan telinganya untuk melihat dan mendengar begitu banyak peluang di sekitar kita. Selamat berjuang

bersambung...

Tidak ada komentar: