Selasa, Februari 27, 2007

Rendering Malam

Malam ini saya buka buka file lama saya tergerak pertanyaan seorang teman di milis cadclub tentang tips rendering 3d malam hari, lebih spesifik lagi rendering malam hari untuk bangunan dengan banyak curtain wall. Kebetulan pernah dapet pengalaman yang sama , ini hanya salah satu alternatif tips dari berbagai kemungkinan yang ada.

Gambar render malamnya




berikut sedikit tipsnya,


Ini gambar render siangnya



Pada facade bangunan ada beberapa jenis kaca, warna hijau dan abu, ada yang transparan dan ada yang kaca spandrail dengan alumunium panel di belakangnya.

Ini gambar wireframenya.







Seluruh gambar modeling di Autocad, di load di Autodesk Viz 2005 dengan link manager. Dipakai cara ini supaya apa yang kita buat sinkron dengan dengan denah tampak potongan dan gambar detail lainnya. Presentasi bergerak bersamaan dengan penyiapan dokumen tender. Sehingga kalau ada perubahan di gambar 2d di meja lain oleh rekan satu tim, saya tinggal update 3d, dan reload, seluruh material yang sudah di 'asign' tidak terpengaruh.

Untuk lighting malam saya buat file sendiri yang hanya berisi lampu lampu standar omni dan spot dan sebuah material yang saya turunkan sedikit dari ketinggian ceiling bangunan. Sengaja saya pisah dengan x ref supaya kalau ternyata ada perubahan yang perlu diupdate semua sudah sama dengan file bangunan utama.

Tampilan saaat bangunan x ref di unload, hanya tinggal ceiling dan lampu



Ini wirerame lampu-lampu dan ceiling yang akan disiapkan dengan material self illumination. Disini saya pakai material architectural yang diisi pada difuse map dan luminance, bisa juga dengan material standar pada difuse dan self illumination, atau tidak menutup kemungkinan dengan vay material yang bisa mengenerate GI sendiri. Disini saya render dengan default scanline render.

Dibwah ini materialnya, saya buat di cad plot ke eps dibuka di PS diwarnai putih untuk posisi lampu dan dark grey untuk warna ceiling. Mengingat jumlah lantai yang cukup banyak cukup repot dan memakan waktu saat rendering jika kita ingin menempatkan lampu di setiap lantai .



Lampu yang saya gunakan hanya lampu2 standar omni di bagian bawah bangunan. Yang seolah2 menerangi jalan, Lampu omni juga disimpan di beberapa bagian pohon AEC standar seolah-olah uplight tapi juga bisa menerangi bagian bawahnya.

Lampu spot untuk menerangi bagian curtain wall alumunium dan pada bagian atap,

Bagian curtain wall yang siang sangat reflektif, terlihat transaparan saat malam hari. Bagian kaca dengan alumunium back panel, gelap. Bagian ceiling yang ditipu dengan self illumination seolah olah menyala, tanpa satu lampu pun, saya hanya simpan beberapa omni di lantai dasar.



Yang kurang wajar disini pola lampu jadinya terlalu rapi, posisi lampunya jadi nyala semua. Padahal nggak mungkin rasanya semua orang lembur saat bersamaan. Tapi..udah waktunya dikumpul,...masih banyak yang harus dikerjakan selain gambar ini. Kalo mau maksimal mungkin perlu buat beberapa ceiling map biar lebih random, atau di salon lagi di sotopop. :)

semoga berguna

1 komentar:

Abdul Ghofur mengatakan...

Kereenn